Berita

Asosiasi Sansevieria Indonesia (Assindo) Pengda Jabodetabek/Ist

Nusantara

Kontes Nasional Sansevieria Jabodetabek 2024 Sukses Pecahkan Rekor

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 01:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Asosiasi Sansevieria Indonesia (Assindo) Pengda Jabodetabek menyelenggarakan Kontes Nasional Sansevieria pertama kali di Lapangan Banteng dengan mengusung nama kegiatan Kontes Nasional Sansevieria Jabodetabek Tahun 2024 dengan tema "Grow and Mutual Prosperity" beberapa waktu lalu. 

Acara ini menjadi salah satu bagian penting dari Pameran Flora dan Fauna (Flona) yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dari tanggal 5 Juli hingga 2 Agustus 2024 dengan tema "Jakarta Global Hijau Mempesona".

Ketua Umum Assindo, Hany Faroko mengatakan acara ini ebagai induk organisasi maupun komunitas pecinta tanaman sansevieria yang tersebar di Indonesia. 


“Kontes Nasional Sansevieria ini adalah kontes pertama yang kami lakukan. Dan saya sangat bangga dengan animo peserta yang hadir, hal ini menunjukkan kekompakan dari para pecinta tanaman Sansevieria Indonesia. Bagaimana tidak, dengan 11 kelas, terdaftar sebanyak 252 tanaman peserta kontes. Dan ini adalah rekor peserta terbanyak dari kontes-kontes sebelumnya,” kata Faroko dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu malam (4/8).  

"Sebagai Ketua Umum Assindo saya ucapkan terima kasih atas partisipasi para sahabat dalam acara ini. Dan sekaligus saya himbau untuk terus kompak, saling bantu mengembangkan jenis tanaman Sansevieria, sosialisasi manfaat tanaman ini maupun kemaslahatan organisasi masing-masing dengan mengikuti kontes Sansevieria yang akan dilakukan secara berkesinambungan," tambahnya. 

Muhammad Iqbal Ikhzamahe selaku ketua pelaksana mengatakan kontes Nasional Sansevieria Jabodetabek Tahun 2024 dengan tema "Grow and Mutual Prosperity" ini tidak hanya kompetisi semata, karena sekaligus menjadi ajang temu kangen, diskusi, berbagi pengalaman dan ilmu baru terkait tanaman sansevieria. 

“Seperti yang dipaparkan bung Faroko, jumlah tanaman yg dikonteskan kali ini adalah 252 tanaman peserta kontes, dan yang pemiliknya hadir dari berbagai kalangan, mulai dari pedagang, hobiis, kolektor, breader (penyilang atau penyilang) ataupun petani tanaman Sansevieria, yang berasal bukan hanya dari Jabodetabek, melainkan dari luar kota seperti Kalimantan, Makassar, Surabaya, Wonosobo, Semarang, Lembang - Bandung, dan lain-lain,” beber Iqbal. 

“Yang menjadikan Kontes ini lebih spesial adalah kontes ini merupakan wujud kolaborasi Assindo Jabodetabek dengan FLOII (kontes Tanaman berskala internasional) yang akan diselenggarakan di ICE BSD. Nah saya spoiler sedikit rangkaian kegiatan kontes menuju kontes FLOII bulan Desember di ICE BSD ya, di bulan September akan diselenggarakan di Wonosobo, dilanjuti di Semarang sebagai tuan rumah pada bulan Oktober, dan Lembang di bulan November. Jadi seperti roadshow kontes ya," tambahnya. 

Pada kontes tahun ini, terdapat delapan kategori kelas yang dikompetisikan yakni Kelas Hybrid Small A, Kelas Hybrib Small B, Kelas Hybrid Prospek, Kelas Hybrid Madya, Kelas Hybrid/Spesies Utama, Kelas Trifasciata, Kelas Variegata Small A, Kelas Variegata Small B, Kelas Variegata Madya, dan Kelas Variegata Utama. 

Sentot Pramono selaku dewan juri Kontes Nasional Sansevieria Jabodetabek Tahun 2024 menuturkan kali ini dia menemukan fenomena yang menarik, yaitu khususnya pada kelas Hybrid Small B selain jumlah peserta semakin banyak, kelas ini pun menampilkan jenis-jenis Hybrid yang baru. 

“Corak dan warna yang bagus sehingga membuat persaingan sangat ketat. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki semakin banyak breader (penyilang atau pemulia) tanaman Sansevieria yang mampu menghasilkan jenis baru tanaman Sansevieria yang tidak kalah dari negara-negara lain,” ungkapnya.

Beny Antur Rahmanto, salah satu juri Kontes Nasional Sansevieria Jabodetabek Tahun 2024 pun menambahkan bahwa jenis-jenis tanaman Sanseviera Hybrid baru ini tidak hanya diterima dengan positif bahkan ditunggu oleh para pecinta tanaman Sansevieria lokal dan Internasional. 

“Dan kami para juri sangat mengapresiasi hal ini,” tegasnya.

Ibu Lien atau Oma Lien selaku sesepuh komunitas menghimbau para pecinta tanaman Sansevieria untuk selalu menyebarkan informasi, mengedukasi masyarakat terkait banyak manfaat yang diperoleh dengan berkecimpung memelihara tanaman Sansevieria. 

“Antara lain kesehatan dan kekayaan batin dan turut aktif mendorong perekonomian nasional karena banyak penggemar tanaman ini. Kelebihan dari tanaman Sansevieria atau lidah mertua ini sangat beragam, membuat banyak orang menggemari tanaman sansevieria,” kata Oma Lien

“Bahkan Lembaga Antariksa Amerika NASA meneliti tanaman ini dan merilis hasilnya bahwa Sansevieria merupakan tanaman hias penyerap polutan paling efektif. Keistimewaan lain tanaman ini adalah mengeluarkan oksigen setiap saat sehingga menjadi satu-satunya tumbuhan yang aman berada di ruang tidur,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya