Berita

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid/RMOL

Politik

Gus Jazil Jawab Tegas Sindiran Gus Yahya: Direcoki Saja Suara PKB Meningkat Tajam

MINGGU, 04 AGUSTUS 2024 | 20:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya terhadap peningkatan signifikan perolehan suara PKB di Pemilu 2024. 

Pernyataan ini disampaikan di tengah upaya penggembosan yang dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya dan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf.

"Ini artinya PKB solid dan kompak. Kalau direcoki aja meningkat tajam, bagaimana kalau nggak direcoki...woosh...!" ujar Jazilul Fawaid lewat akun X miliknya, Minggu (4/8).


Sosok yang akrab disapa Gus Jazil itu juga mengajak seluruh kader PKB untuk merapatkan barisan dan mendekatkan diri kepada rakyat.

Dia menegaskan bahwa PKB adalah partai yang berakar kuat dari Nahdlatul Ulama (NU) dan berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi Indonesia. 

"PKB dari NU untuk Indonesia," tambahnya.

Diketahui, hubungan antara PKB dengan PBNU tengah memanas. Gus Yahya mengibaratkan  PKB mobil yang diproduksi oleh Toyota. Sementara NU ibarat perusahaan Toyota yang memproduksi mobil tersebut.

"Begini ya, itu kan kemarin ada Toyota. (Toyota) itu produksi mobil, sudah dilempar ke pasar, sudah laku. Ternyata ada kesalahan sistem di mobil itu,” kata Gus Yahya usai menghadiri acara pelantikan PWNU Jateng di Unissula Semarang, Sabtu (3/8).

Oleh karenanya, kata Gus Yahya, NU berhak menarik lagi pasaran mobil Toyota ketika adanya permalasahan dalam sistem mobil tersebut. 

“Maka ditarik kembali produknya untuk perbaiki sistemnya,” paparnya.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya