Berita

PT Indofarma Tbk (INAF)/Foto Dok INAF

Bisnis

Emiten Farmasi Milik BUMN Ini Alami Penjualan yang Merosot Tajam hingga 70 Persen

SABTU, 03 AGUSTUS 2024 | 10:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emiten farmasi PT Indofarma Tbk (INAF) membukukan penjualan yang merosot 70 persen menjadi Rp109,71 miliar pada semester I-2024.

Periode tahun sebelumnya, INAF mencatat penjualan sebesar Rp363,96 miliar. 

Penjualan bersih di segmen lokal ethical turun melorot tajam sebesar 77 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp43,03 miliar. 


Penjualan alat kesehatan, jasa klinik, dan lainnya anjlok 50,8 persen menjadi Rp8,33 miliar sedangkan penjualan di segmen over the counter merosot 56,6 persen menjadi Rp2,89 miliar. Sementara penjualan vaksin justru naik 40,1 persen menjadi Rp 48,11 miliar. 

Dari sisi ekspor, kontribusi segmen over the counter merosot 70,4 persen menjadi Rp1,01 miliar per Juni 2024, dari Rp3,43 miliar pada semester I-2023. 

Pada 2023, tidak ada pencatatan penjualan alat kesehatan Indofarma. Namun pada semester I-2024, penjualan alat kesehatan berkontribusi sebesar Rp2,26 miliar. 

Indofarma juga mencatat beban pokok penjualan menyusut sebesar 69,1 persen menjadi Rp108,38 miliar per kuartal II 2024. Dengan demikian laba bruto Indofarma per Juni 2024 tercatat Rp1,33 miliar.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya