Berita

Natalius Pigai/Ist

Politik

Natalius Pigai Soroti Kesenjangan SDM Daerah Tertinggal

SABTU, 03 AGUSTUS 2024 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aktivis HAM asal Papua Natalius Pigai menghadiri undangan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk diajak urun rembug mencari solusi mengenai daerah tertinggal.

“Undangan dari Tim Kementerian Investasi tentang Daerah Tertinggal & Daya Saing SDM Indonesia. Daya Saing Indonesia cukup baik tetapi problemnya “ tertumpuknya SDM yg kompeten di Kota2 besar sehingga kualitas SDM di daerah rendah,” tulis Pigai dalam akun media X pribadinya dikutip RMOL, Jumat malam (2/8).

Menurut dia kesenjangan SDM antar daerah masih banyak terjadi di Indonesia. Sehingga hal itu menghambat pembangunan dan kesejahteraan serta pemerataan di Indonesia. 


“Kesenjangan ini bisa teratasi jika Dunia Pendidikan Umum (Science), Vokasi (Skills), Mental (Attitude) tidak didesentralisasi karena Biaya Fasilitas, Kurikulum, Tenaga Pengajar & Anggaran hanya Pusat yg mampu. Waktu saya menjadi Kasubdit Instruktur & Tenaga Pelatihan Ditjen Binalatas, Kemnaker. BLK2 di daerah mati, tutup & dialihfungsikan jadi Kantor Camat dll,” bebernya. 

Sehingga jika dihitung berdasarkan Standardisasi, Sertifikasi & Kompetensi maka jumlahnya lebih banyak org Kota dari pada daerah2. Rumusnya “gampangkan siapkan SDM kita?”. Tdk usah banyak teori2 lagi,” tandas Pigai.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya