Berita

Keterangan foto; Ketua Dewan Masjid Indonesia Pak Jusuf Kalla dan Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Prof Din Syamsudin menghadiri pemakaman di Qatar atas tokoh Ismail Haniya (pimpinan HAMAS Palestina) yg Syahid dibunuh Zionis Israel di Iran. /Ist

Dunia

Jusuf Kalla hingga Din Syamsuddin Saksikan Prosesi Pemakaman Ismail Haniyeh

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 22:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla atau JK, menghadiri pemakaman pimpinan politik Hamas, Ismail Haniyeh, di Doha, Qatar, Jumat, 2 Agustus 2024, waktu setempat. 

Diketahui, Haniyeh dimakamkan di Pemakaman Keluarga Emir Qatar di kawasan Lusail, wilayah pinggir laut utara Doha, setelah shalat Jumat, atau sekira pukul 13:30, waktu Qatar.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum Haniyeh dishalatkan di Masjid Imam Muhammad bin Abdul Wahhab.


JK terlihat didampingi Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin Menkumham 2004-2007 Hamid Awaluddin, serta Dubes RI untuk Qatar Ridwan Hassan.

JK juga turut menyaksikan pemakaman pimpinan Hamas yang sempat bertemu langsung dua pekan sebelumnya. Usai prosesi pemakaman, JK dan rombongan kembali berdoa bersama untuk almarhum.

Menurut JK, Ratusan bahkan ribuan jamaah yang hadir terlihat emosional.  Mereka larut dalam shalat Jumat dan dilanjutkan dengan salat jenazah. 

Mereka yang hadir seperti petinggi dari Turki, PM Iran, Malaysia, Oman serta beberapa negara sekitar. "Semua hadir dan ini menandakan bahwa kita semua mendorong upaya perjuangan Palestina," kata JK dalam keterangan resminya, Jumat (2/8). 

"Ini juga memperlihatkan bagaimana kuatnya pengaruh almarhum Haniyeh dan sementara proses memilih pemimpin baru dan tentu saja berharap terjadinya perdamaian tercapai," imbuh JK. 

Bagi Indonesia, kata JK, tengah berupaya mengupayakan dua hal. 

“Kita ingin mendorong upaya mereka bersatu (Hamas dan Al-fatah) serta kedua mendorong perdamaian yang adil antara Palestina dengan Israel," tegas JK.

Lebih jauh, JK meyakinkan jika semua negara-negara yang hadir menginginkan perdamaian. Sehingga harus ditangani dengan lebih baik. 

“Memang kalau tidak ditangani dengan baik ini bisa meluas, jadi dibutuhkan ketenangan. Iran dan turki mempunyai kemampauan persenjataan yang kuat tapi saya pikir akan menghancurkan seluruh Timur Tengah apabila mereka semua melancarkan perang besar itu," kata JK.

Sekadar informasi, JK terbang ke Qatar untuk menghadiri langsung pemakaman Haniyeh. Kedatangan JK untuk memenuhi harapan rakyat Palestina agar hadir dalam pemakaman tersebut sebagai delegasi dari Indonesia.

"Ini memenuhi harapan agar mengirimkan delegasi Indonesia ke sana dan kami diundang meghadiri pemakaman almarhum Ismail Haniyeh," kata JK di Bandara Soekarno Hatta sebelum bertolak ke Qatar, sehari sebelumnya.

Komunikasi Ketua Umum PMI dengan almarhum Haniyeh terjalin dalam misi khusus dalam upaya menyelesaikan konflik antara Hamas dan gerakan Al-Fatah. Bagi JK, rekonsoliasi itu penting dala menyatukan kekuatan untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina.

Baik Hamas maupun Al-Fatah telah berupaya melakukan pertemuan tersebut. Bahkan telah melakukan pertemuan di Beijing. Menurut JK, bahwa almarhum Haniyeh berharap bisa datang ke Indonesia bersama tokoh-tokoh al-Fatah setelah dari Beijing.

"Namun hari ini, Haniyeh dipanggil Allah ke Rahmatullah," kata JK saat mendengar Haniyeh tewas setelah mendapat serangan di Teheran.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya