Berita

Selebgram Agnes Jennifer saat mengemukakan kekecewannya terhadap maskapai Garuda Indonesia dengan mengunggah pengalamannya di media sosial Instagram/IG:@agnes_jennifer

Hiburan

Garuda Mendadak Ubah Jadwal Penerbangan ke Sydney, Selebgram Agnes Merasa Dikerjain

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 10:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pelayanan maskapai Garuda Indonesia dinilai semakin kacau belakangan ini. 

Selebgram Agnes Jennifer mengungkapkan kekecewaannya terhadap maskapai tersebut yang secara sepihak mengubah penerbangan dari Jakarta menuju Sydney. Ia pun mengungkapkan kekesalannya tersebut di media sosial. 

Dalam unggahannya, Jennifer sebagai salah satu penumpang yang telah membooking penerbangan untuk keberangkatan 28 Juli 2024 terpaksa harus mengubah jadwalnya.


“Harusnya trip tanggal 28 (Juli) - 4 Agustus, tapi dimajukan jadi tanggal 27 (Juli). Itu gue gak bisa, tapi dia (Garuda) seenaknya pindahin ke tanggal 27. Gue akhirnya rebooking, ubah semua urusan hotel gue,” curhat Jennifer, dikutip redaksi pada Jumat (2/8).

Ia juga menceritakan bahwa ia memutuskan untuk memajukan jadwal perjalanannya menjadi tanggal 19 Juli 2024. Setelah semua kekacauan itu, ungkap Agnes, ternyata Garuda masih saja menciptakan kekecewaan baru di mana jadwal penerbangan untuk kepulangan mengalami delay hingga 7 jam. 

“Harusnya flight 11.45 pagi. Jadi, jam 9.30 sudah sampe airport Sydney, tetapi dikabarkan delay sampe 7 malam,” kata Agnes.

Setelah mengalami delay, Garuda Indonesia, kata Agnes memberikan kompensasi voucher foodcourt di Sydney seharga 160 Dolar Australia (Rp1,6 juta) untuk empat orang. Namun, kompensasi itu ternyata tidak bisa digunakan di bandara tersebut.

“Delay, kasih compliment voucher. Gue coba beli kopi, ternyata nggak diterima, beli McDonalds juga gak diterima. Ini kan ngerjain namanya,” keluhnya. 

Unggahan tersebut mendapat banyak respon dari netizen. Banyak netizen yang turut kecewa atas pelayanan maskapai Indonesia itu.

Bukan sekali ini Garuda membuat kekacauan. Garuda Delay Lagi saat Pulangkan Jemaah Haji, Kini Sampai 28 Jam!

Fase pemulangan jemaah haji oleh maskapai Garuda  juga mengalami penundaan atau delay. Bahkan tak tanggung-tanggung, delay-nya mencapai 28 jam atau tertunda hingga satu hari.

Dikutip dari Detik, jemaah yang mengalami penundaan penerbangan itu berasal dari kelompok terbang (kloter) 9 Embarkasi Balikpapan (BPN-9). Mereka berjumlah 324 jemaah yang berasal dari Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada awal Juli lalu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya