Berita

Arief salah satu orang tua korban yang anaknya dianiaya tersangka pemilik Daycare di Depok/RMOL

Hukum

Orang Tua Korban Daycare Depok Minta Pengawalan Bareskrim

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 04:27 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Arief yang merupakan ayah bayi berusia sembilan bulan berinisial HW, mengaku kaget saat tahu pertama kali video penganiayaan di medis sosial. 

Arief mengaku bayi yang dianiaya pemilik daycare di Depok bernama Metta Irianti adalah anaknya. Pada Kamis (1/8) Arief mendatangi Bareskrim Polri untuk mengadukan perbuatan Meita Irianty. 

“Hari ini agendanya adalah melakukan pengaduan masyarakat yang datang dari kalangan influencer maupun aktivis sosial,” kata kuasa hukum Arief, Anindytha Arsa Prameswari kepada wartawan. 


Meski pelaku sudah ditangkap, Anindytha mengatakan bahwa tujuan pengaduan ini agar Bareskrim Polri memberikan asistensi dalam kasus yang sudah ditangani  Polres Metro Depok. 

Sebab, kata Anindytha, kasus ini menyangkut nyawa anak di bawah umur.
 
“Lalu yang kedua kita juga memohon adanya perlindungan hukum dan juga tim asistensi terhadap korban pelapor yang kemarin telah melaporkan,” kata Anindytha. 

Polres Metro Depok telah menetapkan Metta Irianty sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap balita M (2) di tempat penitipan anak (daycare) di Harjamukti, Kota Depok.  

Penetapan tersangka dilakukan terhadap Metta usai polisi menaikkan status kasus ke penyidikan dan menangkap pelaku. 

Meita terancam dipersangkakan dengan pasal 80 Ayat 1 Jo Pasal 80 Ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan.



Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya