Berita

Almarhum Hariadi Anwar semasa hidup/Ist

Politik

Politikus Seniman Hariadi Anwar Panutan Kader Nasdem Jakarta

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 23:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hariadi Anwar yang meninggal pada Kamis (1/8) pada pukul 16.36 di RS Medistra Jakarta, meninggalkan duka mendalam bagi Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta.

Sebagai politikus senior, Hariadi Anwar merupakan panutan bagi kader-kader muda papol pimpinan Surya Paloh tersebut.

"Kami sangat kehilangan. Semangat beliau luar biasa," kata Ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta Wibi Andrino kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi  RMOL, Kamis (1/8).


Jenazah Hariadi Anwar disemayamkan di rumah duka di Komplek Sekretariat Negara Cidodol Baru, Blok H/15A, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Barat.

"Mohon doanya semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah," kata Wibi.

Sebelum berkantor di Kebon Sirih, Hariadi bergabung dengan Partai Golkar dan berhasil menjadi anggota DPR RI selama dua periode yakni 1992-1997 dan 1997-1999.

Hariadi juga dikenal sebagai musisi kondang yang eksis pada tahun 70-an. Hariadi memiliki sederet karya yang populer, di antaranya lagu ‘Duri dan Cinta’ serta ‘Hilang Permataku’ yang didirikan bersama teman-teman SMA Negeri 1 Budi Utomo dengan nama Band The Crabs.

Bahkan pada 1978, Hariadi membentuk sebuah grup musik bernama Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks (PSP) dan menjadi penabuh gendang.

Pada masa itu, grup musik besutannya sering kali tampil bersama dengan grup lawak legendaris Warkop DKI dan memelesetkan lagu-lagu dangdut yang populer.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya