Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Pelindo: Kehadiran IKN Dongkrak Arus Peti Kemas Hingga 10 Persen

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 14:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) diklaim telah memberikan dampak positif bagi arus peti kemas di Pelabuhan Samarinda dan Balikpapan.

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 mengungkapkan bahwa kehadiran ibu kota anyar itu membuat arus peti kemas di kedua pelabuhan tersebut mengalami peningkatan sebesar 10 persen.

"Arus peti kemas di pelabuhan-pelabuhan  tumbuh lebih dari 10 persen, baik di Samarinda maupun Balikpapan," kata Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis, dikutip Kamis (1/8).


Selain pelabuhan peti kemas, pelabuhan konvensional juga mencatat peningkatan arus yang signifikan. Azis menjelaskan bahwa barang-barang proyek dan konsumsi yang tidak semuanya berupa peti kemas serta aktivitas roll-on/roll-off (roro) ikut mengalami peningkatan drastis.

"Arus barang di pelabuhan konvensional juga meningkat karena adanya barang-barang proyek dan konsumsi, serta aktivitas roro yang turut melonjak," ujarnya.

Azis juga menyebut bahwa aktivitas kargo di pelabuhan-pelabuhan kawasan Indonesia Timur, termasuk Pelabuhan Parepare, mengalami peningkatan seiring dengan adanya IKN.

"Jadi semua pelabuhan (di kawasan) ini kena dampak positif dengan adanya IKN itu sendiri," tambahnya.

Selain itu, dalam periode ini Pelindo Regional 4 mencatat peningkatan kinerja arus peti kemas hingga Juni 2024 tercatat tumbuh sekitar 9,66 persen, dari 1.072.305 TEUs menjadi 1.175.853 TEUs.

Sementara, arus penumpang juga mengalami peningkatan, dengan pertumbuhan kinerja sebesar 9,54 persen dari 3.259.657 orang pada semester pertama tahun 2023 menjadi 3.570.741 orang pada periode yang sama tahun 
2024.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya