Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Boikot Berhasil, Penjualan McDonalds Anjlok 1,3 Persen Secara Global

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 13:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Restoran makanan cepat saji, McDonald's (McD) mengalami penurunan penjualan secara global untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun terakhir.

Seperti dikutip Aljazeera, Kamis (1/8), penjualan global McDonald's anjlok 1,3 persen pada kuartal kedua tahun ini secara tahunan (yoy) di tengah aksi boikot yang masih diserukan di beberapa negara.

CEO McDonald’s Chris Kempczinski berdalih bahwa konsumen menjadi sangat selektif dalam membelanjakan uang mereka. Akibatnya, pendapatan McDonald’s secara kuartal tidak tumbuh. Dengan pendapatan 6,49 miliar Dolar AS, atau hampir tidak berubah dari tahun lalu.


“Kami melihat perdagangan mengalami penurunan, namun yang kami lihat adalah kerugian yang dialami konsumen berpendapatan rendah lebih besar dibandingkan manfaat yang diperoleh dari penurunan perdagangan,” kata Kempczinski dalam konferensi telepon dengan para investor.

“Anda melihat konsumen berpenghasilan rendah, dalam banyak kasus, mereka keluar dari pasar, makan di rumah dan mencari cara lain untuk berhemat,” tambahnya.

Dalam periode ini, saham McD juga terpantau turun 15 persen selama tahun ini, namun naik hampir 4 persen pada awal pekan ini setelah eksekutif perusahaan mengatakan kesepakatan makanan senilai 5 Dolar AS yang diluncurkan pada akhir Juni terjual di atas ekspektasi. 

“Kami bertekad untuk menghidupkan kembali pertumbuhan saham di seluruh pasar utama kami terlepas dari kondisi pasar yang ada. Ini tidak akan terjadi dalam semalam, tapi akan terjadi,” kata Kempczinski.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya