Berita

Warga Palestina mengecam pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh di kota Hebron di Tepi Barat yang diduduki pada tanggal 31 Juli 2024/Global Look Press - RT

Dunia

Iran Tuding AS Terlibat Pembunuhan Ismail Haniyeh

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 08:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh tidak lepas dari tanggung jawab pemerintah Amerika Serikat (AS). Begitu menurut pernyataan terbaru Kementerian Luar Negeri Iran.

Kementerian itu mengatakan AS ikut bertanggung jawab karena Haniyeh dibunuh oleh Israel yang didukung Washington.

"Republik Islam Iran menekankan tanggung jawab pemerintah AS sebagai pendukung dan kaki tangan Israel, termasuk dalam melakukan tindakan terorisme yang keji ini," isi pernyataan Kementerian tersebut, seperti dikutip dari RT, Kamis (1/8).


Menurut Teheran, Israel berupaya untuk mengacaukan Timur Tengah. Serangan roket pada Rabu yang memporakporandakan sebuah Gedung di Beirut menimbulkan ancaman serius terhadap perdamaian dan stabilitas regional dan internasional.

Haniyeh dibunuh dalam serangan rudal di kediamannya di Teheran pada hari sebelumnya. Ia berada di Iran untuk menghadiri pelantikan presiden baru negara itu, Masoud Pezeshkian. 

Pernyataan kementerian tersebut mengatakan Teheran berhak untuk "menanggapi tindakan agresif ini dengan tepat."

Washington membantah terlibat dalam insiden tersebut. Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan kepada jaringan berita CNA yang berbasis di Singapura bahwa AS tidak mengetahui atau terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya