Berita

Mantan Sekjen PKB Lukman Edy di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (31/7)/RMOL

Politik

Lukman Edy: PKB Dipimpin Cak Imin Ingin Kurangi Peran Kiai

RABU, 31 JULI 2024 | 15:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Sekjen PKB Lukman Edy menyebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ingin mengurai peran kiai dalam eksistensinya.

Hal itu disampaikan Lukman Edy saat memenuhi undangan PBNU terkait perseteruan dengan PKB yang belakangan memanas. 

Pertemuan itu dipimpin Waketum PBNU Kiai Amin Said Husni dan timnya. Mereka merupakan orang yang ditunjuk PBNU untuk islah dengan PKB.


"Nah saya dengan niat yang baik dan penuh kesadaran memenuhi undangan PBNU tersebut," ucap Lukman Edy di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (31/7).

Lukman menuturkan PBNU ingin mengetahui substansi persoalan antara PBNU dan PKB lantaran semenjak muktamar di Lampung terjadi hubungan tidak harmonis antara keduanya.

"Banyak komentar-komentar dari Cak Imin, banyak komentar-komentar dari politisi-politisi PKB yang itu tidak bagus komunikasi dan macem-macem, kita tau sendiri lah ya komentar seperti apa saja yang tidak bagus gitu," ujarnya.

Kepada Kiai Amin Said Husni, Lukman Edy menjelaskan secara sistematik ada problem yang sangat mendasar yakni mengurangi peran para kiai.

"Yaitu problem di mana PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin ingin secara sistematis mengurangi peran-peran dan kewenangan dari para kiai," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya