Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Konflik Timteng Memanas, Harga Minyak Dunia Bangkit

RABU, 31 JULI 2024 | 14:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia terpantau menguat pada perdagangan Rabu (31/7), di tengah ketegangan di Timur Tengah yang semakin memanas.

Seperti dikutip Reuters, harga minyak mentah Brent tercatat naik 39 sen, atau 0,5 persen menjadi 79,02 Dolar AS.

Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ikut menguat 52 sen, atau 0,7 persen menjadi 75,25 Dolar AS per barel.


Harga minyak dunia ini pulih atau rebound dari level terendah dalam 7 pekan terakhir karena ketegangan geopolitik meningkat usai Israel membalas serangan Hizbullah. Meski demikian harga tetap tertekan karena kekhawatiran tentang permintaan di China.

Kedua harga acuan itu sempat turun sekitar 1,4 persen sehari sebelumnya dan ditutup pada level terendah dalam tujuh minggu.

Ketegangan di Timur Tengah ini memanas karena pemerintah Israel mengklaim telah menewaskan komandan paling senior Hizbullah dalam serangan udara di Beirut  sebagai balasan atas serangan roket lintas batas Sabtu lalu di Israel.

Merespons kondisi ini para menteri utama dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu yang dipimpin oleh Rusia, atau OPEC+ akan mengadakan pertemuan komite pemantauan menteri gabungan (JMMC) daring pada Kamis pukul 10.00 GMT.

Sementara itu, China juga akan merilis data indeks manajer pembelian (PMI) resmi pada hari ini yang diprediksi menunjukkan penurunan aktivitas pabrik untuk bulan ketiga pada Juli 2024.

Adapun permintaan bahan bakar yang melambat di China yang merupakan importir minyak mentah terbesar di dunia ini telah membebani pasar minyak.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya