Berita

Inspektur Daerah Jawa Barat, Eni Rohayani/RMOLJabar

Nusantara

Kaget Anak-anak Main Judol, Inspektorat Jabar Langsung Koordinasi dengan PPATK

SELASA, 30 JULI 2024 | 09:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Inspektur Daerah Jawa Barat terkejut dengan kabar banyaknya anak-anak di Jabar yang terjerumus judi online.

Sebagai  langkah awal, mereka akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memetakan lebih detail data anak-anak yang terjerat judol itu.

Hal tersebut dikatakan Inspektur Daerah Jawa Barat, Eni Rohayani usai acara rapat koordinasi Forum Inspektur Daerah Seluruh Indonesia (FIDSI) di Gedung Sate, Kota Bandung.


“Kita juga meminta kepada PPATK untuk membuka data lainnya, saya juga kaget ada yang bertanya tentang judi online yang dilakukan oleh anak. Ini kan kita juga kaget, kalau anak emang bikin akun rekeningnya seperti apa,” kata Eni dikutip RMOLJabar, Selasa (30/7).

Eni menyebut, PPATK saat ini sedang melakukan pemetaan data. Hal itu agar data-data lengkap terlebih dahulu.

“Ini karena mereka meminta ada data-data baru, seperti mereka tidak tahu bahwa SMA, SMK, SLB itu masuk ke pemprov. Ini juga kita lebih baik tunggu seperti apa, agar pemetaannya lengkap dulu,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dirinya pun akan melakukan imbauan kepada masyarakat terkait bahayanya judi online.

“Kami paling juga nanti sifatnya himbauan. Karena kalau kami mengeluarkan kebijakan, kami tidak bisa mengatur masyarakat kalau inspektorat,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya