Berita

Presiden AS, Joe Biden/Foto dari akun media sosial X Joe Biden

Dunia

Biden: Tidak Ada yang Kebal Hukum, Termasuk Presiden Amerika Serikat

SELASA, 30 JULI 2024 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menjelang masa akhir jabatannya, Presiden Joe Biden pada Senin (29/7) mengusulkan perubahan besar-besaran pada Mahkamah Agung AS, termasuk pembatasan masa jabatan serta kode etik yang mengikat bagi sembilan hakimnya.

Selain menyerukan perubahan tersebut, Biden dalam opini yang diterbitkan di Washington Post, juga mengusulkan amandemen konstitusional menghapus kekebalan presiden. 

"Negara ini didirikan atas dasar prinsip yang sederhana namun mendalam: Tidak seorang pun kebal hukum. Tidak juga presiden Amerika Serikat. Tidak juga hakim di Mahkamah Agung Amerika Serikat. Tidak seorang pun," tulis Biden dalam opini tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (30/7).


Dalam uraiannya, Biden meminta Kongres meloloskan peraturan yang mengikat dan dapat ditegakkan yang mengharuskan para hakim melaporkan pemberian hadiah, menahan diri dari aktivitas politik publik, dan menarik diri dari kasus-kasus di mana mereka atau pasangan mereka memiliki konflik kepentingan finansial atau konflik kepentingan lainnya.

Selain itu, pria yang mengundurkan diri dalam pemilihan mendatang juga mendesak penerapan batas masa jabatan 18 tahun bagi para hakim, yang saat ini menjabat seumur hidup. 

Di akun media social X, Biden menulis, "Hari ini, saya menyerukan reformasi yang berani untuk memulihkan kepercayaan dan akuntabilitas pengadilan dan demokrasi kita".

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya