Berita

Ilustrasi/Foto: NBC

Bisnis

Petinggi Dunia Sepakat Kucurkan Miliaran Dolar untuk Olahraga Berkelanjutan

SENIN, 29 JULI 2024 | 12:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Digelarnya Olimpiade Paris 2024 di Prancis telah ikut membawa berkah bagi dunia olahraga secara umum di seluruh dunia.

Dalam pertemuan yang digelar sehari sebelum Olimpiade resmi dibuka, tepatnya Kamis (25/7), sekitar 500 peserta, termasuk 50 kepala negara dan pemerintahan berkumpul di dekat Museum Louvre untuk menyatakan komitmennya mendukung berbagai inisiatif olahraga yang bertujuan mempercepat pembangunan berkelanjutan.

Pada pertemuan yang dipelopori Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach, koalisi bank pembangunan publik dan lembaga keuangan lainnya berjanji untuk menginvestasikan 10 miliar Dolar AS (sekitar Rp162,8 triliun) di seluruh dunia untuk infrastruktur olahraga berbasis komunitas, inklusif, dan berkelanjutan pada tahun 2030.


Badan Pembangunan Prancis bahkan mengatakan akan menggelontorkan dana 500 juta Euro (Rp8,8 triliun) untuk pembangunan berkelanjutan di bidang olahraga pada tahun 2030.

Remy Rioux, direktur umum lembaga tersebut, mengatakan pertemuan puncak yang belum pernah terjadi sebelumnya itu memungkinkan dimulainya dialog antara calon investor dan dunia olahraga.

"Olahraga dulunya didahulukan setelah yang lain, yaitu sekolah, kesehatan, infrastruktur,” kata Rioux, seperti dikutip dari AFP, Senin (29/7).

“Itulah yang ingin kita ubah. Anda harus memasukkan faktor-faktor olahraga ke dalam struktur pengembangan Anda, itulah intinya," lanjutnya.

IOC juga mengumumkan peningkatan 10 persen dalam anggarannya yang didedikasikan untuk solidaritas Olimpiade, sebesar 650 juta dolar AS untuk tahun 2025-2028.

Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan janji badan sepak bola internasional tersebut untuk membangun sedikitnya 1.000 lapangan sepak bola berkelanjutan di seluruh dunia dalam beberapa tahun mendatang. 
Lalu NBA mengatakan akan bekerja sama dengan para mitra untuk membangun 1.000 lapangan basket di Afrika selama dekade berikutnya.
Pertemuan puncak pada Kamis juga dimaksudkan untuk menggarisbawahi pentingnya komitmen Olimpiade terkait iklim.

Pejabat Olimpiade Paris telah menetapkan target ambisius untuk mengurangi separuh jejak karbon mereka secara keseluruhan dibandingkan dengan Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio 2016. Upaya yang dilakukan meliputi penggunaan fasilitas yang sudah ada atau sementara, serta menyediakan makanan yang bersumber dari daerah setempat bagi pengunjung dan atlet.

"Penting untuk berbagi dengan dunia, apa yang telah dilakukan Paris 2024. Kami mengubah pertandingan ini menjadi laboratorium, dalam arti tertentu, untuk membuktikan bahwa kami dapat menyelenggarakan acara olahraga dengan cara yang lebih berkelanjutan," kata Georgina Grenon, direktur keberlanjutan Olimpiade Paris.

“Dan jika solusi kami dapat menginspirasi orang lain, itu akan menjadi hal yang luar biasa karena ini akan menjadi cara untuk meninggalkan warisan yang lebih penting untuk Olimpiade ini,” tambahnya.

Beberapa pendukung lingkungan mengatakan Olimpiade Paris seharusnya lebih gencar mengurangi emisi dan menemukan lebih banyak cara untuk menjadikan keberlanjutan sebagai pengalaman utama para penggemar. 

Beberapa juga mempertanyakan rekam jejak iklim dari sponsor besar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya