Berita

Autopedia Sukses Lestari (ASLC)/Foto. Dok ASLC

Bisnis

Perusahaan Penjualan Mobil Bekas Ini Raup Laba yang Melompat hingga 509 Persen

SENIN, 29 JULI 2024 | 10:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emiten ritel otomotif PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp24,36 miliar sepanjang semester I-2024.

Angka itu melonjak 509 persen dari Rp 4 miliar di periode yang sama tahun 2023 lalu.

Laba per saham perseroan menjadi Rp1,91, meningkat tajam dari sebelumnya yang sebesar Rp0,31.


Lonjakan laba bersih ini ditopang oleh pendapatan yang melesat menjadi Rp381,77 miliar pada semester tahun ini. Melompat jauh dari periode tahun sebelumnya yang tercatat Rp288,94 miliar.

Perusahaan Perdagangan kendaraan bekas ini mengatakan, kenaikan laba bersih yang signifikan didukung oleh peningkatan pendapatan yang solid menunjukkan.

Pertumbuhan pendapatan ASLC tersebut seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk membeli mobil bekas. Meningkatnya harga mobil baru telah membuat sebagian konsumen cenderung memilih membeli mobil bekas yang harganya lebih terjangkau dan ini menjadi keuntungan bagi ASLC.

Saham Autopedia Sukses Lestari pada perdagangan akhir pekan kemarin, 26 Juli, ditutup menguat 3,12 persen ke Rp99.

Dalam satu minggu terakhir saham ini naik 7,61 persen dan dalam satu bulan terakhir melejit 35,62 persen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya