Berita

Menteri Luar Negeri Iran, Ali Bagheri Kani/Reuters

Dunia

Iran Kecam Penutupan Pusat Keislaman di Jerman

SENIN, 29 JULI 2024 | 09:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keputusan Jerman untuk menutup Islamic Center Hamburg (IZH) karena dugaan ekstremisme, dikecam keras oleh pemerintah Iran.

Menteri Luar Negeri Iran, Ali Bagheri Kani menyampaikan kekecewaannya selama panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock pada Minggu (28/7).

Kani menilai penutupan pusat-pusat Islam di Jerman sebagai tindakan Islamofobia yang menguntungkan Israel.


"Penutupan pusat-pusat Islam di Jerman adalah tindakan yang sepenuhnya politis yang sejalan dengan Islamofobia dan melayani kepentingan rezim Zionis. Pemerintah Jerman harus menerima konsekuensinya,” tegasnya, seperti dimuat Middle East Monitor.

Pekan lalu, Kementerian Dalam Negeri Jerman memutuskan untuk menghentikan operasi Islamic Center Hamburg dan organisasi-organisasi afiliasinya di seluruh Jerman.

Diduga pusat keagamaan itu memiliki hubungan dengan organisasi ekstremis Islam yang mengejar tujuan-tujuan anti-konstitusional.

Selain mendukung organisasi teroris, Islamic Center Hamburg dituduh mempromosikan anti-Semitisme yang agresif dan menyebarkan paham pemerintahan otoriter dan teokratis.

Polisi Jerman kemudian dikerahkan untuk menggerebek 53 properti yang terkait dengan pusat itu, menuduhnya mendukung ekstremisme dan gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah.

Menurut PressTV, sebagai bagian dari larangan itu, kementerian mengatakan akan menutup juga empat masjid Syiah, termasuk Masjid Biru Hamburg, yang juga dikenal sebagai Masjid Imam Ali, salah satu masjid tertua di Jerman.

Sementara itu, Menlu Jerman mengatakan bahwa Islamic Center Hamburg dapat memperjuangkan hak-haknya melalui mekanisme hukum.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya