Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin/Net

Politik

Cak Imin Sukses Pimpin PKB Lepas dari Bayang-bayang NU

MINGGU, 28 JULI 2024 | 11:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sejak dipimpin KH. Yahya Cholil Staquf pernah melontarkan agar tidak mengaitkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Nahdliyin.

Pasalnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dituding kerap memanfaatkan nama PBNU dan Gus Dur (Abdurahman Wahid) untuk memanfaatkan kepentingan politiknya.

Bahkan, Gus Yahya akrab disapa juga dianggap akan mengambil alih PKN dari tangan Cak Imin.


Mantan Jurubicara Gus Dur, Adhie Massardi  angkat bicara terkait polemik itu.

Dalam podcast bersama Hersubeno Arief, Adhie menjelaskan bahwa sejauh ini PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin berjalan baik.

“Beberapa waktu lalu saya diundang ngobrol sama Muhaimin. Saya bilang PKB harusnya memperjuangkan pemikiran-pemikiran Gus Dur, dia (Muhaimin) bilang, ‘Mas saya bukannya tidak cinta dengan Gus Dur, saya ingin jadikan incubator pemikiran Gus Dur. Pemikiran Gus Dur hanya bisa diperjuangkan lewat politik, tapi itu nggak boleh,” ujar Adhie menirukan pernyataan Cak Imin dikutip RMOL dari kanal Youtube Hersubeno Point, Minggu (28/7).

Lanjut dia, hubungan antara PKB dengan PBNU ibarat suatu bahaya laten yang tiba-tiba muncul.

“Yang menarik sejak 2014, Muhaimin nyatakan PKB itu partai politiknya Nahdliyin. Menariknya lagi 2024 ini pernyataan resmi PBNU bahwa PKB itu bukan PBNU, tidak ada kewajiban NU untuk mendukung PKB,” ungkapnya.

Adhie menuturkan bahwa Cak Imin sukses mengambil kembali di basis-basis NU yang sebelumnya kalah dengan partai lain.

“Basis-basis NU berhasil diambil kembali oleh Muhaimin walaupun tidak mendapat dukungan PBNU. Ikhtiarnya Muhaimin untuk membesarkan PKB bukan hanya berbasis NU, di kantong-kantong non NU seperti Sumatera Barat, DKI, Jawa Barat juga naiknya signifikan,” beber dia.   

“Jadi seperti yang dikatakan Gus Dur bahwa PKB itu partai kebangkitan bangsa Indonesia, bukan hanya sekadar kebangkitan Nahdliyin. PKB sudah mulai berhasil melepaskan ketergantungannya di kantong-kantong NU,” pungkas dia.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya