Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ukraina Bakal Kirim Bantuan 1.000 Gandum Pertama ke Jalur Gaza

SABTU, 27 JULI 2024 | 19:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ukraina akan mengirimkan bantuan pertama berupa 1.000 ton gandum ke Jalur Gaza melalui Yordania. 

Seperti dikutip Days of Palestine pada Sabtu (27/7), langkah ini merupakan bentuk solidaritas Ukraina kepada warga Palestina yang saat ini menghadapi krisis kelaparan.

Kedutaan Besar Ukraina di Yordania mengumumkan rencana pengiriman bantuan tersebut pada Jumat (26/7), dengan mengatakan bahwa gandum ini akan diangkut melalui Israel menggunakan koridor darat yang sebagian besar dikelola oleh Program Pangan Dunia PBB.


Pengiriman gandum ini ditujukan untuk membantu lebih dari dua juta warga Palestina yang sedang mengalami kelaparan akibat blokade Israel selama sepuluh bulan terakhir. 

Sejauh ini, blokade tersebut diketahui telah membatasi masuknya bantuan, air, bahan bakar, dan obat-obatan ke wilayah tersebut.

“Kami akan melakukan apa pun yang kami bisa untuk menjamin bahwa para korban perang di Palestina tidak menderita kelaparan,” kata Duta Besar Ukraina untuk Yordania,  Myroslava Shcherbatiuk.

Rencana pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari paket bantuan internasional yang mencakup total 7.000 ton gandum yang akan dikirimkan Kyiv kepada Gaza, yang saat ini juga masih dilanda konflik. Sebanyak 6.000 ton gandum lainnya akan segera dikirimkan dalam waktu dekat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya