Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekonomi Lesu, Laba Industri China Justru Naik 3,6 Persen

SABTU, 27 JULI 2024 | 17:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun sedang mengalami kelesuan ekonomi, keuntungan industri China dilaporkan tumbuh lebih cepat pada Juni 2024.

Mengutip data resmi Biro Statistik Nasional (NBS) yang dirilis Sabtu (27/7), Reuters melaporkan adanya kenaikan laba sebesar 3,6 persen dari tahun ke tahun pada bulan lalu menyusul kenaikan 0,7 persen pada Mei. 

Sementara laba semester pertama naik 3,5 persen, meningkat dari kenaikan 3,4 persen pada periode Januari-Mei.
"Pertumbuhan produksi industri yang relatif cepat, ditambah dengan penurunan harga pabrik yang signifikan sejak kuartal kedua, telah mendorong pemulihan pendapatan perusahaan yang stabil," kata ahli statistik NBS Wei Ning dalam pernyataan terpisah.

"Pertumbuhan produksi industri yang relatif cepat, ditambah dengan penurunan harga pabrik yang signifikan sejak kuartal kedua, telah mendorong pemulihan pendapatan perusahaan yang stabil," kata ahli statistik NBS Wei Ning dalam pernyataan terpisah.

“Sementara itu, kita juga harus melihat bahwa permintaan efektif domestik yang tidak mencukupi telah menghambat peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan, dan lingkungan internasional yang berat dan kompleks telah meningkatkan tekanan operasional perusahaan," ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya