Berita

Ilustrasi Food Bank/Net

Bisnis

Food Bank Bisa Kurangi Pemborosan Pangan di Indonesia

SABTU, 27 JULI 2024 | 09:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank makanan atau food bank berpotensi besar untuk mengurangi pemborosan pangan yang berasal dari sampah rumah tangga, supermarket, restoran, dan donatur. 

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Rektor Universitas Koperasi Indonesia, Ahmad Subagyo, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Potensi Perkuatan Food Bank Melalui Koperasi Indonesia" yang diadakan di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Jumat (26/7).

“Food bank menjadi urgensi tersendiri bagi Indonesia untuk membantu mengatasi kesenjangan pangan di masyarakat. Konkretnya, untuk mengurangi pemborosan pangan dengan mengumpulkan kelebihan makanan dari berbagai sumber, seperti supermarket, restoran, dan donatur,” tuturnya, dikutip Sabtu (27/7).


Ahmad menambahkan bahwa keberadaan food bank juga berkontribusi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang selama ini dicanangkan oleh pemerintah.

“Khususnya tujuan nomor 2 (mengakhiri kelaparan), 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), dan 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan),” jelasnya.

Untuk itu, Ahmad mendorong Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) untuk mewujudkan dan mengelola food bank di Indonesia dengan belajar dari negara lain seperti Jepang. 

"Indonesia dapat mencontoh negara lain yang memiliki infrastruktur kebijakan dan kelembagaan yang mumpuni, seperti Jepang yang berhasil mengatasi masalah pangan dan kemiskinan melalui Food Bank Kanagawa," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya