Berita

Presiden Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara (IKN)/Ist

Politik

Pemindahan Ibu Kota Negara Ambisi Picik Jokowi

SABTU, 27 JULI 2024 | 01:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kekonyolan politik Presiden Joko Widodo alias Jokowi tercermin dalam memaksakan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Demikian disampaikan disampaikan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais, dalam video yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun, berjudul "Amien Rais Serukan Gerakan Dejokowisasi! Tidak Punya Ijazah Autentik!!, yang dikutip redaksi, Sabtu (27/7).

"Memindah ibu kota Indonesia, negara terbesar ke empat di dunia dilakukan secara serampangan, sekedar ambisi pribadi (Jokowi) yang sempit dan picik," kata Amien. 


Amien berpendapat, menghadapi Jokowi yang mempunyai berbagai fantasi dan halusinasi kampungan memang tidak mudah.

"Jokowi berhasil menginjak-injak demokrasi kita dengan segala cara. DPR, DPD, MPR sudah dikooptasi secara brutal, supaya bersikap seragam tunduk pada Jokowi," kata Jokowi.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyebut Jokowi akan berkantor dan menginap di IKN sekitar 1-2 hari pada akhir Juli 2024 ini.

Heru mengatakan, setelahnya Jokowi akan berkantor secara bertahap selama persiapan HUT RI ke-79. Pada 31 Juli nanti, Setpres juga akan melakukan konferensi pers terkait bulan kemerdekaan.

Heru membocorkan beberapa agenda di antaranya zikir bersama pada 1 Agustus hingga pemberian tanda kehormatan pada 15 Agustus.

"Zikir di Jakarta. Tapi nanti ada istilahnya doa untuk di IKN juga, bapak presiden akan di sana," kata Heru.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya