Berita

Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep/Ist

Politik

Punya Sikap Berseberangan Dengan Trilogi Partai, PSI Harus Waspadai Aulia Rachman

JUMAT, 26 JULI 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) harus mewaspadai dampak negatif atas masuknya Aulia Rachman sebagai anggota partai. Hal ini karena sosok yang kini menjabat Wakil Wali Kota Medan itu mempunyai riwayat sikap politik yang berseberangan dengan partai.

“Bergabungnya Aulia Rachman ke PSI hanya bentuk reaksi atas kegagalan mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra yang pada akhirnya mengusung Rico Waas dan Zakiyuddin,” kata pengamat politik Anwar Saragih kepada RMOLSumut, Jumat (26/7).

Menurut Anwar Saragih, Aulia Rachman merupakan sosok yang tidak tepat untuk masuk ke PSI. Sebab, yang bersangkutan memiliki rekam historis yang menunjukkan sikap yang tidak sejalan dengan trilogi perjuangan PSI.


“Trilogi perjuangan PSI itu kan menebar kebajikan, merawat keberagaman dan mengukuhkan solidaritas,” ujarnya.

Trilogi ini menurut Anwar berbeda dengan sikap yang ditunjukkan Aulia Rachman beberapa waktu belakangan ini. Aulia Rachan pada tahun 2023 lalu sempat berkomentar diskriminatif bahwa dia punya analisa jika 20 tahun mendatang Kota Medan akan dipimpin oleh non pribumi. Pada sisi lain, sikap politik mantan politisi Gerindra ini juga sangat membingungkan.

“Ketika dia menjadi sekretaris DPD Gerindra Sumut yang saat itu fokus memenangkan Prabowo, ia justru berfoto ria dengan Anies Baswedan berujung pemecatannya. Perilaku-perilaku seperti inilah yang membuat saya mengatakan Auia Rachman tidak baik bagi PSI,” sebutnya.

“Jangan-jangan kalau dia tidak dapat restu dari PSI dia akan langsung keluar lagi dari PSI ini,” tambahnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya