Berita

Toyota/Foto: Reuters

Otomotif

Ekspansi Bisnis, Toyota Bakal Bangun Pabrik Mobil Listrik

JUMAT, 26 JULI 2024 | 17:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan otomotif asal Jepang, Toyota Motor berencana membangun pabrik baterai mobil listrik, di sebelah selatan prefektur Fukuoka, Kyushu, Jepang.

Seperti dikutip Reuters, Jumat (26/7)berdasarkan laporan Nikkei, lokasi itu akan menjadi bagian dari rantai pasok ekosistem kendaraan listrik (EV) sekaligus hub ekspor Toyota di Asia.

Nantinya pabrik itu akan menyuplai pabrik yang juga memproduksi mobil Lexus.


Juru Bicara Toyota sendiri telah membenarkan  rencana tersebut. Meski demikian, perusahaan itu belum mengumumkannya secara rinci. 

Toyota saat ini berupaya mengambil berbagai inisiatif untuk bisa memperkuat bisnis sektor EV. Toyota juga telah mengumumkan rencana untuk memproduksi baterai EV next-generation secara global pada 2026. 

Perusahaan ini menargetkan penjualan EV bisa mencapai 3,5 juta unit per tahun pada 2030. Sebelumnya, di sepanjang tahun 2023, Toyota sendiri tercatat telah menjual EV sebanyak 104 ribu unit.

Meski pabrik itu masuk dalam rencana, Toyota belum bisa memastikan kapan persisnya pabrik baterai EV itu akan dibangun. 

Namun, Toyota telah menunjuk anak usaha, Primearth EV Energy, yang dikenal ahli dalam membuat baterai mobil listrik mulai dari hybrid, plug-in hybrid, hingga full EV, untuk mengelola pabrik tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya