Berita

Presiden Joko Widodo meresmikan operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah/Repro

Bisnis

Jokowi Resmikan Operasional Kawasan Industri Terpadu Batang

JUMAT, 26 JULI 2024 | 17:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (26/7).

Kawasan industri ini memiliki luas 4300 hektare dan termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi berharap kawasan industri bernama Grand Batang City ini bisa menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru bagi masyarakat.


"Nantinya (KITB) akan menampung industri, pabrik-pabrik yang akan membuka lapangan kerja kurang lebih sebanyak 250 ribu pekerja, karyawan. Goal-nya ke situ," kata Presiden Jokowi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Menurutnya, KITB sejalan dengan tujuan pemerintah dalam upaya membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya kepada masyarakat.

Dalam peresmian tersebut, Presiden Jokowi turut didampingi Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia; Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan beberapa pejabat daerah.

Di sisi lain, pemerintah baru-baru ini telah menyuntik modal melalui skema Penyertaan Modal Negara (PNM) sebesar Rp3,34 triliun. PNM ini diberikan melalui PT Danareksa (Persero) untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana di KITB.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya