Berita

Kantor pusat Bank of Japan di Tokyo/Bloomberg

Bisnis

Belanja Konsumen Masih Lemah, BOJ Tunda Naikkan Suku Bunga

JUMAT, 26 JULI 2024 | 14:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pejabat Bank of Japan (BOJ) belum bisa memutuskan apakah akan menaikkan suku.

Lemahnya daya beli konsumen saat ini membuat BOJ kesulitan untuk menentukan keputusan menjelang pertemuan kebijakan pada pekan depan. 

Pihak berwenang di BOJ berpandangan akan melewatkan kenaikan suku bunga pada Juli, untuk  memberikan lebih banyak waktu dan memeriksa data yang masuk guna memastikan apakah belanja konsumen akan meningkat seperti yang diharapkan. 


"Beberapa dari mereka berpendapat BOJ harus menghindari kesan terlalu hawkish," kata para pejabat, dikutip dari The Business Times, Jumat (26/5). 

Pada saat yang sama, pejabat lain terbuka untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan Juli mengingat inflasi secara umum masih sejalan dengan perkiraan, menurut sumber. 

Mereka menilai kisaran suku bunga kebijakan BOJ sebesar 0-0,1 persen sangat rendah dan melihat adanya risiko hilangnya peluang untuk menaikkan suku bunga mengingat banyaknya ketidakpastian di masa depan, kata sumber tersebut.

Para pejabat kemungkinan menunggu hingga menit terakhir untuk menyelesaikan keputusan mereka setelah memeriksa data terbaru mengenai pasar dan kondisi ekonomi pada pertemuan yang berakhir pada 31 Juli.

"Bank sentral juga akan mengumumkan rencananya untuk mengurangi pembelian obligasi. Bank sentral tidak bermaksud membuat kejutan besar apapun," kata sumber tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya