Berita

Ilustrasi bendera PKB/RMOLJatim

Politik

PKB Berpeluang Bentuk Poros Baru di Pilkada Kota Madiun

JUMAT, 26 JULI 2024 | 02:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

PKB Kota Madiun memberikan tenggat waktu hingga 2 Agustus 2024 kepada Maidi untuk membahas penentuan bakal calon wakil walikota (Bacawawali) di Pilkada 2024. 

Jika sampai dengan batas tersebut tidak ada lanjutan komunikasi, PKB akan membuat poros baru. Apalagi, sampai saat ini Perindo, PDIP, dan Golkar belum menentukan arah politik mereka.

"Rekomendasi dari PKB belum turun. Apakah mengusung Mapan (Maidi-F Bagus Panuntun), bisa iya dan bisa tidak,’’ kata Ketua DPC PKB Kota Madiun, Ngedi Trisno Yusianto, dikutip RMOLJatim, Kamis (25/7). 


Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelumnya PKB sudah mengusulkan Bagus Rizki Dinarwan (BR) sebagai pendamping Maidi. 

"Sebenarnya saya sudah dikabari Pak Maidi, sudah disuruh ngadep (komunikasi dengan PKB). Tapi, saya enggak tahu sudah sejauh mana,’’ paparnya. 

Keputusan penentuan bacawawali sepenuhnya berada di tangan Maidi. Apakah tetap memilih F Bagus Panuntun (BP) sesuai rekom sepaket dari PSI, Gerindra, dan Demokrat, atau justru menerima usulannya. 

Yang jelas, menurut Ngedi, komunikasi antara partainya dengan Maidi belum selesai. Ini yang menjadi hambatan tak kunjung turunnya rekom sepaket dari PKB. 

"Tunggu saja sampai 2 Agustus,’’ tandasnya.

Dia meyakini apapun pilihan PKB menjadi keputusan terbaik. Sekalipun membuat poros baru untuk melawan petahana.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya