Berita

Penampakan mobil mewah merek Porsche milik pegawai KPK gadungan, Yusup Sulaeman, yang memeras pejabat Pemkab Bogor/RMOL

Hukum

Porsche Putih Milik Pegawai KPK Gadungan Ikut Diserahkan ke Polres Bogor

JUMAT, 26 JULI 2024 | 01:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Selain pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan, Yusup Sulaeman (YS), KPK juga menyerahkan mobil mewah merek Porsche milik tersangka pelaku pemerasan terhadap pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tersebut.

Pantauan langsung RMOL, mobil jajaran Polres Bogor tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat dini hari (26/7) pukul 00.00 WIB. Kedatangan aparat kepolisian tersebut tak lain untuk menjemput Yusup Sulaeman yang diserahkan proses hukumnya oleh KPK.

Selain Yusup Sulaeman, terlihat pula mobil sport Porsche warna putih dengan nomor polisi B 1556 XD yang turut dibawa ke Polres Bogor. Yusup Sulaeman pun turun dari ruang pemeriksaan di lantai 2 pada pukul 00.05 WIB.


Kepada wartawan, Yusup Sulaeman membantah melakukan pemerasan terhadap pejabat di Pemkab Bogor.

"Enggak ada (pemerasan)," kata Yusup di Gedung Merah Putih KPK, Jumat dinihari (26/7).

Yusup menyebut bahwa banyak permainan dalam pengadaan barang dan jasa yang diduga dilakukan para pejabat di Pemkab Bogor.

"Ya bukan rahasia umum lagi lah kalau itu permainan pejabat-pejabat, e-katalog itu," tutur Yusup.

Yusup mengungkapkan, dirinya mengetahui ada dugaan permainan itu dari rencana anggaran di Dinas Pendidikan Pemkab Bogor.

"(Tahu ada kasus) Dari rencana anggaran dewan (Rp) 600 miliar. Dinas pendidikan," pungkas Yusup.

Sementara itu, Jurubicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto mengatakan, mobil mewah merek Porsche tersebut merupakan milik Yusup Sulaeman.

"(Mobil Porsche) Punya YS," singkat Tessa kepada RMOL.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya