Berita

Capt. M. Ali Nahdi (kanan) bersama Capt. Setiyadji (kiri)/Ist

Bisnis

Sarat Pengalaman, Capt. Ali Layak Masuk Jajaran Direksi Garuda Indonesia

KAMIS, 25 JULI 2024 | 23:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Garuda Indonesia Tbk dalam waktu dekat akan melakukan perombakan di susunan pengurus perusahaannya. Beberapa nama dinilai bakal menempati jabatan direksi.

Salah satunya, Capt. M. Ali Nahdi yang sudah berkiprah di perusahaan pelat merah itu selama puluhan tahun.

Segudang pengalaman dan prestasi menghiasi karirnya di Garuda Indonesia sejak 1986. Mengawali karir sebagai 'First Officer Fokker' hingga akhirnya mencapai posisi puncak yaitu sebagai Captain (Pilot Senior) tentu bukan hal yang mudah. 


Diperlukan ketekunan, ketelitian sampai jam terbang yang tinggi agar mendapatkan hasil terbaik.

"Saya berkembang dan besar bersama Garuda Indonesia. Puluhan tahun mengabdi dengan penuh dedikasi kepada Indonesia melalui Garuda Indonesia sebagai pilot, " kata Capt. Ali dalam keterangannya yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis (25/7). 

"Seandainya saya mendapatkan amanah untuk masuk ke jajaran direksi Garuda Indonesia maka saya akan jalankan dengan sebaik-baiknya. Dengan pengalaman yang saya miliki saya akan buat Garuda Indonesia lebih bersinar lagi dari berbagai aspek," tambahnya. 

Selain pengalamannya sebagai Pilot Senior Garuda Indonesia, pria lulusan Universitas Arkansas Amerika itu juga merupakan Presiden Federasi Pilot Indonesia (FePI). Dalam aksi nyatanya, FePI sering kali menggandeng para stakeholder untuk mencari solusi masalah-masalah yang ada di dunia penerbangan.

"Ya, kami di Federasi Pilot Indonesia bersama salah satu partner kami, beliau juga pilot senior sangat berpengalaman yaitu Capt. Setiyadji dan kami sangat peduli dengan persoalan-persoalan di dunia penerbangan di segala aspek terutama Safety Penerbangan. Kami juga sering mencari solusi atas masalah tersebut bersama para stakeholder maupun regulator," jelasnya. 

Berangkat dari dedikasi yang tinggi menjadi pilot senior dan pengalaman yang luas menjadi presiden Federasi Pilot Indonesia, Capt. Ali patut dipertimbangkan untuk menjadi salah satu direksi di Garuda Indonesia. 

"Saya memiliki cita-cita bisa membawa Garuda Indonesia terbang lebih tinggi lagi. Menjadikan perusahaan maskapai plat merah ini menjadi lebih inovatif dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Memiliki tarif berdaya saing dengan kualitas layanan yang makin baik, “Absolute Quality and Absolute Price,“ tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya