Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Doc RMOL

Bisnis

Kurangi Ketergantungan Dolar, Airlangga Dorong Transaksi Mata Uang Lokal

KAMIS, 25 JULI 2024 | 12:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya memperkuat perekonomian nasional dan mengurangi ketergantungan pada dolar, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bakal menggencarkan penggunaan Local Currency Transaction (LCT).

Pada peringatan Hari Jadi Kemenko Perekonomian ke-58 yang berlangsung Kamis (25/7), Airlangga menyatakan bahwa Indonesia ditargetkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025, dengan tujuan mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen.

Salah satu langkah yang akan diambil adalah mendorong penerapan LCT di lima negara Asia menggunakan QR Code. 


"Dengan demikian, ketergantungan terhadap mata uang asing dapat dikurangi. Kita juga lihat, kita berdagang dengan negara lain, mengapa harus ada mata uang lain yang nyempil di tengah?" kata Airlangga dalam pidatonya.

Menurut Airlangga, penggunaan mata uang asing sejauh ini telah memengaruhi perekonomian nasional secara signifikan. 

“Nah itu (mata uang asing) ini sangat mempengaruhi harga, sangat mempengaruhi nilai, dan sangat berpengaruh terhadap nilai perekonomian kita,” tuturnya.

Sebagai informasi, skema LCT ini sendiri merupakan penyelesaian transaksi yang dilakukan secara bilateral oleh pelaku usaha dengan menggunakan mata uang lokal masing-masing negara, agar mengurangi dominasi dolar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya