Berita

Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Jokowi Awasi Ketat Pilkada Jakarta hingga Sumut

KAMIS, 25 JULI 2024 | 11:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menjelang akhir masa jabatannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diprediksi tidak akan melepaskan pengaruhnya begitu saja dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang.

Menurut pengamat politik Hendri Satrio, Jokowi akan mengawasi ketat siapa saja yang akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah (Cakada) terutama di beberapa daerah yang menjadi favoritnya, seperti Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.

"Kan nanti pas pencoblosan sudah pak Prabowo presidennya? Iya. Tapi kan pendaftaran zaman pak Jokowi. Gimana mau maju ke kontestasi kalau daftar saja belum?" tanya Hensat kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis (25/7).


Di Sumatera Utara, perhatian Jokowi khusus tertuju pada daerah tersebut karena adanya keterkaitan dengan menantunya, Bobby Nasution. 

Sementara itu, di Jakarta, pertanyaan besar adalah apakah Anies Baswedan akan mencalonkan diri kembali sebagai gubernur. Selain itu, perhatian juga tertuju pada kemungkinan kolaborasi antara Anies dan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep.

Yang tidak kalah menarik adalah langkah Jokowi di Solo, Jawa Tengah. Timbul spekulasi kemungkinan Jokowi ingin CLBK alias cinta lama bersemi kembali dengan PDI Perjuangan.

Ada tanda-tanda bahwa Jokowi mungkin akan mendorong calon dari PDIP di Jawa Tengah. Jika benar demikian, apakah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan menerima dan mendukung langkah ini? 

"Jangan-jangan pak Jokowi ingin CLBK dengan PDIP dan kemudian mendorong calon PDIP di Jateng. Kira-kira kalau pak Jokowi CLBK ibu Mega nerima nggak ya?" pungkas Hensat.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya