Berita

BCA/Net

Bisnis

BCA Salurkan Paylater Rp250 Miliar hingga Juni 2024

KAMIS, 25 JULI 2024 | 10:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penyaluran kredit dalam produk buy now pay later atau Paylater milik Bank Central Asia (BCA) dilaporkan telah mencapai Rp250 miliar per Juni 2024.

"Sampai dengan Juni sudah Rp250 miliar yang saldo dari paylater," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam press conference kinerja BCA Semester I 2024, dikutip Kamis (25/7).

Pada periode ini, BCA dan entitas anak telah membukukan peningkatan total kredit sebesar 15,5 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp850 triliun pada semester I 2024.  


Menurut Jahja kehadiran paylater telah menjawab tantangan untuk masyarakat yang tidak memiliki akses ke uang tunai atau kartu kredit.

"Kenapa ada paylater? Nah ini sebenarnya basic-nya adalah kita tahu bahwa tidak semua orang bisa belanja dengan uang tunai. Artinya uang tunai itu uang yang ada di rekening dia," jelasnya.

Pada pasar seperti ini, paylater dinilai menjadi salah satu sarana untuk memberi kesempatan kepada masyarakat yang memang membutuhkan belanja barang tetapi kemampuan tunainya belum ada, sehingga pihaknya membantu dengan mekanisme BNPL.

"Nah tetapi tujuan utama kita adalah untuk mereka beli barang. Bukan diberikan uang tunai gitu. Atau paylater belakangan. Bukan itu tujuannya, membeli barang, kemudian bayarnya bisa belakangan," tutur Jahja.

Sebagai informasi, fitur paylater di myBCA diluncurkan pada kuartal IV 2023, yang bisa digunakan sebagai alternatif pembayaran melalui scan QRIS di aplikasi myBCA.

Bank swasta ini menawarkan fasilitas kredit baru dengan limit hingga Rp20 juta yang bisa dicicil dengan pilihan jangka waktu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga satu tahun.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya