Berita

Kondisi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bener Meriah, Aceh/Dok BPBA

Nusantara

Penyebab Kebakaran 6 Hektare Lahan di Bener Meriah Masih Diselidiki

KAMIS, 25 JULI 2024 | 03:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melanda Bener Meriah, Aceh. Peristiwa tersebut terjadi di dua Kecamatan, Timang Gajah dan Wih Pesam, pada Selasa (23/7).

"Kebakaran pertama terjadi di Gampong Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah, sekitar pukul 15.08 WIB, menghanguskan satu hektare lahan kosong dekat perumahan penduduk," ujar Staf Pusdatin Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita, dalam keterangannya di Banda Aceh, Rabu (24/7). 

Kebakaran kedua, lanjut Haslinda, terjadi di Gampong Wih Pesam, Kecamatan Wih Pesam, sekitar pukul 15.30 WIB. Luas area yang terbakar mencapai 5 hektare (Ha). Semuanya lahan kosong di dekat pemukiman warga.


“Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, penyebab kedua kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan,” kata Haslinda, dikutip RMOLAceh, Rabu (27/4).

Haslinda menyebut, upaya pemadaman api di dua lokasi kebakaran dilakukan oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Bener Meriah. Penanganan kebakaran di Desa Mekar Ayu, dikerahkan satu unit mobil Damkar, sedangkan di Desa Wih Pesam dikerahkan dua unit armada Damkar.

“Api di kedua lokasi kebakaran telah berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan,” imbuhnya. 

Terpisah, Kepala Bidang Darurat BPBD Bener Meriah, Anwar Sahdi, saat dihubungi RMOLAceh mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena potensi kemarau di wilayah tersebut masih tinggi. 

Ia juga memastikan akan ada tindakan tegas terhadap pelaku pembakaran lahan dan hutan.

“Masyarakat harus berhati-hati dan segera melaporkan jika melihat adanya kebakaran lahan,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya