Berita

Warga Kota Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara deklarasi mendukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024/Ist

Politik

BOTI Dipangkas Heru, Warga Pademangan Makin Yakin Dukung Anies

RABU, 24 JULI 2024 | 18:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Semangat Warga Kota Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, untuk mengembalikan program-program Anies Baswedan sangat kuat. 

Setelah banyaknya keluhan warga yang mengalami pemotongan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), mereka melakukan deklarasi mendukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.

Warga Kota Kecamatan Pademangan, Alberto mengatakan, era Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono, penerima manfaat KJP dan KJMU plus resah nilai yang dipotong, bahkan ada yang tidak bisa dicairkan. Sehingga mengganggu jalannya proses pendidikan bagi warga yang membutuhkan bantuan. 


“Karena itu kita harus makin semangat untuk mengembalikan program-program unggulan Pak Anies Baswedan yang bermanfaat untuk masyarakat Jakarta,” kata Alberto dalam keterangannya, Rabu (24/7).

Soleh, Warga Kota Kelurahan Ancol juga antusias mendukung Anies untuk kembali memimpin Jakarta. 

Kepedulian Anies tak diragukan lagi, selalu peduli dengan hal-hal kecil bagi masyarakat. Bahkan sejak 2019, Anies telah memberikan Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI). 

“Saat ini BOTI hanya dapat 50 persen. Lama-lama bisa saja dihapuskan. Ini hal yang harus kita soroti karena BOTI bukan hanya untuk umat Islam namun umat agama lain,” kata Soleh. 

Pada 2019 Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan dana BOTI sebesar Rp 87,552 miliar yang disalurkan pada 3.148 masjid dan 1.000 musala. 

Pada  2020, dana BOTI yang disalurkan Rp 67,404 miliar pada 3.200 masjid, 2.000 musala, 1.379 gereja Protestan, 19 Vihara dan 19 pura/kuil/mandil. 

Hingga 2021, dana BOTI yang disalurkan Rp134,592 miliar untuk 3.200 masjid, 2.000 musala, 1.379 gereja Protestan dan 29 vihara. 

Sementara pada 2022, dana BOTI Rp149,352 miliar yang disalurkan kepada 3.200 masjid, 3.000 musala, 1.379 gereja Protestan, 29 vihara dan 15 pura/kuil/mandil.




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya