Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, di acara Harlah ke-26 PKB/RMOL

Politik

Cak Imin Nego PKS juga Diajak Kabinet Prabowo

RABU, 24 JULI 2024 | 01:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ditawari untuk bergabung di kabinet pemerintahan mendatang yang akan dipimpin presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Penawaran ini disampaikan langsung Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, yang mewakili Prabowo saat hadiri Harlah ke-26 PKB di Jakarta Convention Center, Senayan, Selasa (23/7).

"Sudah dibilang bahwa kita adalah cinta lama, kami tunggu PKB untuk masuk dalam pemerintahan bersama dengan kami,” kata Dasco.


Prabowo yang menjabat Menteri Pertahanan tidak bisa hadiri Harlah PKB karena diutus Presiden Joko Widodo mewakilinya untuk rapat di luar negeri. 

Menanggapi tawaran ini, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyatakan siap mendukung Prabowo memimpin Indonesia lima tahun ke depan.

"Terima kasih atas ajakan Pak Dasco. Semua siap bersama-sama Pak Dasco dan Pak Prabowo di masa yang akan datang," kata Cak Imin.

Menariknya, Cak Imin juga menego agar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan partner di Koalisi Perubahan juga diajak bergabung di kabinet mendatang.

"PKS, don't worry saya juga ikut mendaftarkan. Ajak juga PKS Pak Dasco untuk bareng-bareng, dan semua kekuatan bangsa untuk bersama-sama menata Indonesia yang sedang di persimpangan jalan," tandas Cak Imin.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya