Berita

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Kompolnas, Hermawan Sulistyo, dan panitia seleksi lainnya dalam konferensi pers di kantor Kompolnas, Jakarta Selatan, Selasa (23/7)/Dok Kompolnas

Politik

107 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Calon Anggota Kompolnas

SELASA, 23 JULI 2024 | 23:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pendaftaran calon anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2024-2028 resmi ditutup, Selasa (23/7). Dari 137 orang pendaftar, hanya 107 orang yang lolos verifikasi administrasi. 

"Dari tahap pertama, itu syarat administratif sampai kita pilih-pilih satu-satu, diperiksa satu-satu, sampai kemudian yang dinyatakan lolos ada 107 orang, (memenuhi) syarat administratif pertama," kata Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Kompolnas, Hermawan Sulistyo, dalam konferensi pers di kantor Kompolnas, Jakarta Selatan, Selasa (23/7). 

Dengan hasil ini, Hermawan menyebut target awal pansel telah tercapai. Mulai administrasi kependudukan hingga dari segi pendidikan para calon. 


"Ini menyenangkan, karena kami melihat apa yang menjadi target awal dari pansel ini relatif tercapai dari sebaran administrasi kependudukan begitu, dari pembelahan gender dan dari segi pendidikan, dari segi yang lain-lainnya," kata Hermawan. 

Namun, Hermawan menegaskan seleksi ini masih tahap awal. Nantinya, bakal ada seleksi kapasitas profesional dari para calon, lalu ada tes tertulis dan tes wawancara lisan. 

"Kami belum masuk ke seleksi yang lebih jauh yaitu seleksi kapasitas profesional dari para calon, sekarang sudah jadi calon. Ini nanti akan ada tahap-tahap berikutnya termasuk tes tertulis dan tes wawancara lisan," papar Hermawan. 

Terdapat 137 orang yang mendaftar sebagai calon anggota Kompolnas periode 2024-2028. Mereka yang mendaftar memiliki beragam latar belakang, dari petahana Kompolnas, aktivis, hingga purnawirawan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya