Berita

Ilustrasi/Foto: Sg-Insight

Bisnis

Harga Emas Dunia Melemah, Di Pasar Spot Turun 0,12 Persen

SELASA, 23 JULI 2024 | 14:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melemah pada Selasa (23/7), jatuh ke level terendah lebih dari seminggu saat Dolar Amerika Serikat (AS) menguat.

Investor menunggu data ekonomi Amerika pekan ini untuk mendapatkan kejelasan mengenai jadwal pemangkasan suku bunga Federal Reserve.

Harga emas di pasar spot turun 0,12 persen menjadi 2.393,61 Dolar AS per ons pada pukul 14.19 WIB, sedangkan emas berjangka AS berkurang 0,07 persen menjadi 2.440,50 Dolar AS, seperti dilaporkan Reuters. 


Trader akan mencermati laporan produk domestik bruto kuartal kedua Amerika, an data pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) untuk periode Juni.

Ada kemungkinan emas mengalami kenaikan kecil menjelang data PDB, menurut analis City Index, Matt Simpson.

Harga emas mencapai 2.483,60 Dolar AS pada minggu lalu, yang merupakan level tertinggi sepanjang masa. 

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi opportunity cost untuk logam kuning itu. 

Sementara itu, Pemerintah India mengumumkan akan mengurangi pajak impor emas dan perak Batangan menjadi 6 persen. 

Perak spot anjlok 1,4 persen menjadi 28,8 Dolar AS per ons, platinum mendatar di 946,65 Dolar AS dan paladium melorot 1,1 persen menjadi 898,46 Dolar AS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya