Berita

Pimpinan parpol bergandengan usai melakukan pertemuan politik/RMOLJabar

Politik

PILKADA KABUPATEN BEKASI 2024

Partai Buruh dan PAN Gandeng 6 Parpol Non Parlemen Galang Kekuatan

SELASA, 23 JULI 2024 | 10:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menjelang Pilkada Serentak 2024, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Buruh melakukan pertemuan dengan enam partai non parlemen di Kabupaten Bekasi.

Enam partai non parlemen yang digandeng adalah Partai Hanura, Partai Perindo, Partai Gelora, Partai Kebangkitan Nusatara (PKN), Partai Ummat dan Partai Garuda. 

Dalam pertemuan, delapan partai tersebut ingin membangun kekuatan politik baru di Kabupaten Bekasi.


Ketua Harian DPD PAN Kabupaten Bekasi, Suryo Pranoto mengatakan, dengan total perolehan suara Pileg 2024 sebanyak 248.359 suara, PAN, Partai Buruh dan enam partai non parlemen siap membangun koalisi dengan harapan mampu mendukung atau mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi di Pilkada 2024.

“Jadi hari ini kami duduk bareng, diskusi untuk menyatukan kekuatan dan pemikiran," kata Suryo yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pemilihan Bakal Calon Kepala Daerah DPD PAN Kabupaten Bekasi, Senin malam (22/7).

Di tempat yang sama, Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi, Ali Nurhamzah mengatakan, pertemuan ini merupakan bukti keseriusan Partai Buruh untuk berkolaborasi. 

“Ini baru penjajakan, baru komunikasi politik. Yang jelas dari kolaborasi ini kita ingin kedepannya kita bersama-sama, berkolaborasi untuk memperjuangkan aspirasi kaum buruh dan masyarakat,” kata Ali.

Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bekasi, Agus Hermawan mengatakan, enam partai non parlemen siap bersama membangun kekuatan atau mengkonsolidasi mesin partai di Pilkada 2024 bersama PAN dan Partai Buruh.

“Kita tahu diri, karena kita (partai non parlemen) tidak mempunyai kursi untuk mengusung pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati. Tetapi kalau kita bergabung menjadi satu ini akan menjadi kekuatan besar yang tidak bisa dipandang sebelah mata,” kata Agus dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya