Berita

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Pilkada Jakarta 2024

Tak Khawatir Anies Didukung Nasdem, Gerindra: Prabowo Saja Menang di Jakarta

SELASA, 23 JULI 2024 | 05:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mendapat tambahkan dukungan untuk bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024. Partai Nasdem menjadi parpol terbaru yang menyatakan dukungan kepada Anies.

Merespons keputusan Nasdem, Gerindra menghormati keputusan tiap partai dalam pencalonan pilkada.

"Saya terus terang baru dengar ada keputusan, ada pengumuman dari Partai Nasdem tentang pencalonan terhadap Anies Baswedan untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dan ya kita hormati sebagai sebuah keputusan politik dari partai politik," kata Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7).


Muzani mengaku keputusan yang diambil partai lain, termasuk Nasdem, sudah dikalkulasikan oleh partainya. 

"Keputusan atau pengumuman seperti ini dari awal sudah kita hitung bahwa sebagai sebuah kemungkinan politik kita sudah exercise, uji coba terhadap kemungkinan, keputusan ini. Dan pada waktunya nanti kami akan umumkan calon untuk menjadi calon gubernur di daerah Jakarta," tuturnya.

Muzani pun menyebut Gerindra tak khawatir jika Anies betul-betul maju berkontestasi di Pilgub Jakarta. Dia lantas mengungkit suara Prabowo Subianto di Pilpres lalu cukup tinggi di wilayah Jakarta.

"Tidak (khawatir melawan Anies). Prabowo aja di Jakarta menang dengan Anies," tegasnya.

Sebelumnya, Partai Nasdem mengumumkan akan mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon Gubernur Jakarta pada Pilkada 2024.

"Sore ini kami telah membulatkan tekad untuk Pilkada DKI, Pak Surya Paloh yang pimpin rapat tadi, Bapak Anies Baswedan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Nasdem," kata Sekjen Nasdem, Hermawi Taslim, dalam jumpa pers di Kantor Nasdem, Jakarta, Senin (22/7).

Nasdem menyebut memberikan dukungan kepada Anies tanpa syarat. Termasuk menyerahkan calon wakil gubernur kepada Anies Baswedan.

"Pak Anies diberi kebebasan sepenuhnya menentukan wakil dengan satu syarat, wakil itu tidak boleh dari Partai Nasdem," tambahnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya