Berita

Ketua PBNU Lampung, Profesor Mohammad Mukri/Istimewa

Nusantara

PBNU Minta Kasus Pembunuhan Kader NU Lamtim Riyas Nuraini Diusut Tuntas

SELASA, 23 JULI 2024 | 01:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof Mohammad Mukri, meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kematian kader fatayat NU Lampung, Riyas Nuraini (33), yang ditemukan tewas terbungkus karung di kebun jagung, Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Kamis lalu (18/7).

"Korban pembunuhan adalah anggota Fatayat NU Lampung Timur. Dan kejadian ini harus diungkap tuntas, pihak kepolisian sedang bekerja keras, saya yakin itu, karena ini kepercayaan publik terhadap polisi," kata Mukri, dikutip RMOLLampung, Senin (22/7). 

Ketua MUI Lampung itu berharap pihak kepolisian bisa memproses kasus itu sesuai dengan hukum yang berlaku dan membeberkan motif di balik kasus pembunuhan tersebut. Harapannya peristiwa sadis itu tidak terulang lagi di Provinsi Lampung. 


"Ini merupakan citra daerah sebab kasus ini tidak hanya dibaca Indonesia tetapi seluruh dunia. Oleh karena itu, saya selaku Ketua PBNU pendidikan hukum dan media, agar kasus ini diusut tuntas dan tegas, karena sadis dan mengerikan bukan tindak kriminal biasa," tegasnya.

Korban Riyas Nuraini merupakan kader Fatayat NU Lampung Timur dan sehari-hari bekerja sebagai pedagang online mengantar dagangannya secara COD (cash on delivery).

Sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal, korban dikabarkan oleh suaminya menghilang sejak Rabu (17/7). Korban akhirnya ditemukan pada Kamis (18/7) oleh seorang warga pencari rumput di tengah kebun jagung dengan sepeda motor Vario B 4416 SFX. Tubuh korban ditemukan terbungkus dalam karung di bagian depan motornya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya