Berita

Anggota KPU DKJ, Fahmi Zikrillah (tengah) dalam diskusi Coffee Morning bersama Media, di Kantor KPU DKJ, di Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (22/7)/RMOL

Politik

KPU Jakarta: Coklit Sudah Rampung 99,80 Persen

SENIN, 22 JULI 2024 | 20:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) mengklaim, data pemilih yang selesai dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) sudah hampir rampung 100 persen.

Hal tersebut disampaikan Anggota KPU DKJ, Fahmi Zikrillah menjelaskan hal tersebut dalam diskusi Coffee Morning bersama Media, di Kantor KPU DKJ, di Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (22/7).

"Sampai hari ini, 22 Juli, tiga hari menjelang berakhirnya coklit kami sudah menyelesaikan sebanyak 99,80 persen dari keseluruhan data yang kami terima sebanyak 8.315.669 pemilih itu," ujar Fahmi.


Dia memastikan, panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) sudah menyelesaikan 99,80 persen dari lima kabupaten/kota yang ada di DKJ.

"Jadi ada tiga kabupaten kota yang sudah menyelesaikan proses coklit, seperti di KPU kota Jakarta Timur sudah 100 persen coklit. Kemudian KPU Kepulauan Seribu juga sudah 100 persen dan di Jakarta Pusat," papar Fahmi.

"Sisa tinggal Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Selatan yang tinggal sedikit lagi untuk kemudian bisa menyelesaikan proses coklit sampai 24 Juli mendatang," sambungnya.

Oleh karena itu, KPU DKJ memastikan setelah tahapan coklit akan akan ditetapkan daftar pemilih sementara (DPS) secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, lalu naik ke KPU Kabupaten/Kota sampai dengan KPU Provinsi di rentang tanggal 14-17 Agustus 2024.

"Kita rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara yang sudah kita lakukan melalui proses coklit yang masih berlangsung saat ini," demikian Fahmi menambahkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya