Berita

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) sebelum memulai orasi/RMOL

Politik

BEM SI: Jokowi Presiden Gagal

SENIN, 22 JULI 2024 | 15:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar unjuk rasa mengadili 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai tidak pro-rakyat.

Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi itu merapat ke kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (22/7).

"Selama 10 tahun memimpin, Jokowi banyak menimbulkan masalah. Keluarganya disejahterakan, rakyatnya disengsarakan," kata salah seorang orator lantang, dari atas mobil komando.


Aliansi BEM SI menilai Jokowi gagal sebagai presiden. Aksi bertajuk 'Selamatkan Indonesia' itu membawa sejumlah tuntutan, di antaranya minta Jokowi tidak cawe-cawe lagi di Pilkada Serentak 2024.

Mereka juga menolak kembalinya dwifungsi TNI-Polri demi demokrasi Indonesia, mendorong pengesahan RUU perampasan aset dan RUU Masyarakat Adat, menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat, dan tindak tegas pelaku represif.

Selain itu juga menuntut dituntaskannya konflik agraria dan mewujudkan reforma agraria sejati, Cabut PP No 25 Tahun 2024 dan kaji ulang kebijakan hilirisasi nikel, menuntut pemerintah untuk mengatasi limbah industri, serta memperhatikan Amdal dalam pembangunan proyek.

Para mahasiswa juga menuntut pemerintah meningkatkan fasilitas, pelayanan dan sistem kesehatan, Cabut UU Tapera dan revisi kembali pasal-pasal yang bermasalah, mewujudkan keadilan dan pemerataan pendidikan di Indonesia, wujudkan wacana pendidikan gratis di Indonesia, dan revisi Permendikbud 2/2024 dengan menambahkan substansi material.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya