Berita

Jumpa pers Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (Perhakhi) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat/RMOL

Hukum

Ketum Perhakhi Bantah Iptu Rudiana Lari dari Kasus Vina Cirebon

SENIN, 22 JULI 2024 | 15:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (Perhakhi) membantah ayah mendiang Muhammad Rizky Rudiana alias Eki, Iptu Rudiana lari dari kasus Vina Cirebon. 

Ketua Umum DPP Perhakhi, Elza Syarief menyatakan, pihaknya mendapat kuasa langsung dari Iptu Rudiana untuk membela di kasus kematian Vina dan Eki Cirebon per 19 Juli 2024 lalu. 

Berkenaan dengan itu, Elza menegaskan bahwa seiring banyaknya pemberitaan yang menyebut kliennya mencoba lari dan bungkam atas kematian Vina dan Eki, dipastikan tidak benar. 


"Beliau adalah seorang polisi aktif, tidak ada lari-larian, kalau lari ada desersi," kata Elza saat jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (22/7). 

Iptu Rudiana sendiri tidak hadir dalam jumpa pers di Kantor DPP Perhakhi di kawasan Menteng ini. Disebutkan, Iptu Rudiana sedang ada tugas kedinasan.

Namun, Elza berjanji kelak akan menghubungi Iptu Rudiana dan menunjukan kepada wartawan bahwa DPP Perhakhi mendapat kuasa langsung dari yang bersangkutan.

"Kami sudah pernah bertemu melalui tim kecil, karena beritanya sudah simpang siur kami harus bentuk tim. Kalau pribadi nanti kerepotan sehingga kami putuskan Perhakhi yang jago-jago dilibatkan," demikian Elza.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya