Berita

Ketua DPC PDI Perjuangan, Ahmad Ridwan/Istimewa

Politik

Intens Komunikasi dengan Golkar, PDIP Batang Siapkan Kejutan

SENIN, 22 JULI 2024 | 06:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menjelang Pilkada 2024, suasana politik di Kabupaten Batang mulai memanas dengan berbagai manuver partai-partai besar. 

Ketua DPC PDIP Kabupaten Batang, Ahmad Ridwan, mengonfirmasi adanya komunikasi intens dengan Partai Golkar, mengisyaratkan akan ada kejutan-kejutan menarik di Pilkada mendatang.

Ridwan memastikan PDIP tidak dapat bergerak sendirian dalam kontestasi politik ini. 


"Kita tidak bisa sendirian, artinya kita harus membangun komunikasi dengan partai lain," ujarnya, dikutip RMOLJateng, Minggu, (21/7)

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan menekankan pentingnya kerja sama dengan partai-partai lain, serta koordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. 

"Jadi, tunggu saja informasi selanjutnya, dan mudah-mudahan tidak lama lagi akan ada kejutan-kejutan," tambahnya.

Ketika ditanya tentang komunikasi dengan Partai Golkar dan siapa calon bupati serta wakil bupati yang akan diusung, Ridwan menegaskan bahwa penentuan kandidat merupakan hasil dari konsensus bersama. 

"Agar proses demokrasi di Batang ini berjalan dengan baik, dan mengenai nanti siapa yang ditugasi oleh partainya, itu bagian dari konsensus bersama untuk kebaikan bersama," jelasnya.

Ridwan juga menyatakan bahwa komunikasi politik tak hanya dilakukan dengan Golkar. Tapi juga dengan PKB, Demokrat, PAN, dan lainnya. Komunikasi bersifat intens.

Dengan semangat kebersamaan dan kesiapan yang matang, PDIP Kabupaten Batang optimistis menyongsong Pilkada 2024 dengan kejutan-kejutan yang akan segera diumumkan. 

"Kami sudah melakukan koordinasi dan konsolidasi. Komunikasi dengan partai-partai lain juga sudah berjalan dengan baik. Jadi, dengan siapa pun nanti kami berkoalisi, yang terpenting adalah untuk kebaikan dan kemajuan Kabupaten Batang," pungkas Ridwan dengan penuh optimisme.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya