Berita

Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah (tengah)/Ist

Politik

Anies Sedang Merebut Simpati Warga dengan Menyerang Heru Budi

MINGGU, 21 JULI 2024 | 20:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Narasi mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang menuding programnya banyak dipotong Heru Budi dinilai sebagai cara untuk kembali mendapat simpati publik jelang Pilkada 2024.

Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar mengatakan, Anies menggunakan cara memojokkan Pj Gubernur Jakarta saat ini untuk mendongkrak citranya.

"Saya sepakat dengan balasan Pak Heru, jika ingin berlaga kembali silakan dengan cara-cara bermartabat dan tidak mencari kambing hitam untuk menaikkan simpati masyarakat," kata Semar dalam keterangannya, Minggu (21/7).


Sebagai mantan Gubernur, kata Semar, Anies harusnya paham kewenangan seorang Pj Gubernur seperti Heru Budi sangat terbatas, baik berkaitan mekanisme anggaran maupun penyusunan program.   

"Kewenangan Heru sebagai Pj terbatas. Pola penyusunan program dan anggaran juga kan disiapkan pada tahun sebelumnya yang disahkan DPRD, bukan program tiba-tiba," jelasnya.

Di sisi lain, Rampai Nusantara justru melihat kinerja Heru Budi sudah cukup baik dalam meneruskan pemerintahan yang berubah status dari DKI Jakarta menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

"Ada evaluasi berkala dari Kemendagri, selama ini juga tidak kedengaran ada masalah tertentu (di bawah kepemimpinan Heru). Justru yang terlihat beliau mampu menjaga kondusifitas Jakarta di tengah isu perpindahan ibukota negara," lanjutnya.

Berdasarkan fakta di lapangan tersebut, Rampai Nusantara pun meminta kepada semua tokoh yang akan berlaga di Pilkada 2024 lebih mengedepankan gagasan dan program kerja dibanding menyerang orang lain.

"Termasuk Anies Baswedan, siapkan saja program kerja dan lakukan adu gagasan," tutupnya.

Anies sebelumnya menuding Heru Budi memotong kebijakan yang ia tetapkan saat masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Ia bahkan mengkritik Pemprov Jakarta saat kerap membatasi manfaat kebijakan yang seharusnya dinikmati warga.

"Kami akan memastikan semua manfaat yang sempat terpotong dikembalikan," tegas Anies saat hadir di deklarasi dukungan ormas Bang Japar di Gor Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Di Hadapan Eks Menlu, Prabowo Nyatakan Siap Keluar Board of Peace Jika Tak Sesuai Cita-cita RI

Rabu, 04 Februari 2026 | 22:09

Google Doodle Hari Ini Bikin Kepo! 5 Fakta Seru 'Curling', Olahraga Catur Es yang Gak Ada di Indonesia

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:59

Hassan Wirajuda: Kehadiran RI dan Negara Muslim di Board of Peace Penting sebagai Penyeimbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:41

Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Subholding Downstream, Unit Usaha Pertamina di Sektor Hilir

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:38

Kampus Berperan Mempercepat Pemulihan Aceh

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:33

5 Film yang Akan Tayang Selama Bulan Ramadan 2026, Cocok untuk Ngabuburit

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:21

Mendag Budi Ternyata Belum Baca Perintah Prabowo Soal MLM

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:54

Ngobrol Tiga Jam di Istana, Ini yang Dibahas Prabowo dan Sejumlah Eks Menlu

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:52

Daftar Lokasi Terlarang Pemasangan Atribut Parpol di Jakarta

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:34

Barbuk OTT Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:22

Selengkapnya