Berita

Sebuah gambar yang dirilis media Houthi menunjukkan kobaran api meletus di kota pelabuhan Hodeidah pada Sabtu, 20 Juli 2024/Net

Dunia

Jet Tempur Israel Serang Pelabuhan Hodeidah Yaman

MINGGU, 21 JULI 2024 | 09:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebagai balasan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melancarkan serangan udara ke situs-situs pertahanan Houthi Yaman pada Sabtu (20/7).

Dalam sebuah postingan di platform X, IDF mengumumkan keberhasilan mereka mengebom Kota Pelabuhan Hodeidah di Yaman dengan jet tempur.

Disebutkan bahwa serangan dilakukan untuk membalas ratusan serangan Houthi terhadap Israel selama perang Gaza.


"Beberapa waktu lalu, jet tempur IDF menyerang sasaran militer rezim teroris Houthi di kawasan Pelabuhan Hodeidah di Yaman sebagai respons atas ratusan serangan yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir," bunyi postingan tersebut.

Televisi Al Masirah yang dikelola Houthi melaporkan serangan udara yang menargetkan fasilitas minyak di pelabuhan barat Hodeidah.

Juru bicara Houthi Mohammed Abdulsalam mengatakan serangan Israel mengenai sasaran sipil, tangki minyak, dan pembangkit listrik.

"Serangan itu bertujuan untuk meningkatkan penderitaan rakyat Yaman dan menekannya untuk berhenti mendukung Gaza," ujarnya.

Lebih lanjut dilaporkan bahwa ada korban jiwa dan cedera dalam serangan itu.

Serangan Israel terjadi sehari setelah Houthi melakukan serangan pesawat tak berawak di Tel Aviv, yang merenggut nyawa satu orang dan melukai sedikitnya 10 lainnya.

Kelompok Houthi mengatakan serangan pesawat tak berawak di Tel Aviv dilakukan sebagai respons terhadap perang Israel di Gaza.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan bahwa darah warga Israel ada harganya dan jika mereka diserang akibatnya akan sama dengan apa yang terjadi di Lebanon dan Gaza.

“Api yang saat ini berkobar di Hodeidah terlihat di seluruh Timur Tengah dan signifikansinya jelas. Pertama kali mereka menyakiti warga negara Israel, kami menyerang balik mereka," tegas Gallant.

Houthi secara rutin menargetkan Israel dengan drone dan rudal sejak perang Gaza dimulai Oktober lalu.

IDF telah mencegat sebagian besar serangan drone dan rudal yang dilakukan oleh pemberontak Yaman. Mereka juga menyerang sasaran Amerika Serikat dan kapal komersial berafiliasi Israel di Laut Merah.

Menanggapi serangan terhadap pelayaran, AS dan Inggris telah melakukan serangan terhadap sasaran Houthi di Yaman.

Ini adalah pertama kalinya Israel menyerang Yaman secara langsung.

Israel sebelumnya membiarkan AS dan Inggris memimpin dalam menanggapi serangan Houthi. Namun kali ini Israel membalas akibat tewasnya seorang warga Israel di Tel Aviv.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya