Berita

Helikopter wisata dengan nomor registrasi PK-WSP jatuh di kawasan Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (19/7)/Ist

Nusantara

Polda Bali Urai Kronologis Jatuhnya Helikopter di Pecatu

JUMAT, 19 JULI 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Bali menjelaskan kronologis kecelakaan Helikopter wisata dengan nomor registrasi PK-WSP jatuh di kawasan Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (19/7). 

Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan menceritakan Heli tersebut membawa 3 orang penumpang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia dan 2 awak Heli untuk melakukan tour wisata udara. 

"Adapun kronologis kejadian menurut informasi di lapangan, Heli PK-WSP crash take off dari Helipad GWK sekitar pukul 14.33 WITA untuk melakukan tour wisata dan belum lama sekitar 4 menit mengudara Heli tersebut terjatuh sekitar pukul 14.37 WITA," kata Jansen. 


Namun, dari insiden ini seluruh penumpang Heli yang berjumlah 5 orang bisa terevakuasi dalam kondisi selamat dan sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Siloam dan RS. Udayana Jimbaran. 

Di sisi lain, Jansen menjelaskan bila berbagai pihak masih mendalami soal dugaan penyebab kecelakaan karena adanya isu lilitan benang. 

"Mengenai informasi adanya lilitan benang layangan pada baling-baling Helikopter yang di duga sebagai penyebab dari kecelakaan Heli tersebut, saat ini Tim Sar, TNI dan Polri masih berada di TKP untuk melakukan pengamanan dan pendalaman penyebab kecelakaan Heli tersebut," tutup Jansen.



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya