Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Tingkatkan Sumber Daya, NBT Borong Semua Saham ANM dan ANR

JUMAT, 19 JULI 2024 | 12:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Anak usaha dari PT RMK Energy Tbk (RMKE) yaitu PT Nusantara Bara Tambang (NBT) telah mengakuisisi seluruh saham PT Artha Nusantara Mining (ANM) dan PT Artha Nusantara Resources (ANR).

Manajemen RMKE dalam keterbukaan informasi yang dikutip Jumat (19/7) mengatakan, bahwa NBT mengakuisisi seluruh saham ANM dan ANR milik Nusantara Energy Limited (NEL) dan Nusantara (Luxembourg) SARL (NS) senilai 80 juta Dolar AS atau sekitar lebih dari Rp1,3 triliun

Nilai itu setara dengan 86,33 persen dari ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, yaitu sebesar Rp1.522.675.640.301.


Lebih lanjut Manajemen RMKE memaparkan rincian dari biaya Komitmen sebesar 500 ribu Dolar AS dengan deposit penandatanganan sebesar 1 juta Dolar AS dan harga Pembelian Awal sebesar 28,5 juta Dolar AS.

Harga pembelian yang ditangguhkan sebesar 50 juta Dolar AS yang akan diangsur sampai dengan 30 September 2031 dan kewajiban ini akan diberikan Jaminan Perusahaan oleh Perseroan.

Adapun sumber dana NBT untuk akuisisi diperoleh melalui setoran modal dan pinjaman dengan rincian sebesar 836.833 Dolar AS dari penyetoran modal oleh RMT, dan sebesar 684.681 Dolar AS dari penyetoran modal oleh RMK.

NBT merupakan anak usaha yang dimiliki secara tidak langsung dengan kepemilikan saham sebesar 55 persen sedangkan 45 persen saham NBT lainnya dimiliki oleh RMK, yang merupakan perusahaan afiliasi RMKE.

"Akuisisi ini bertujuan untuk meningkatkan basis sumber daya perseroan dan memastikan keberlanjutan produksi batu bara dalam jangka Panjang. Diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap keseluruhan output perusahaan dan meningkatkan posisi kompetitifnya di pasar," ujar manajemen. 

Akuisisi tersebut termasuk membebaskan sebagian besar lahan lahan yang dibutuhkan untuk membangun pelabuhan dan jalan khusus pengangkutan batu bara sepanjang 110 km, sehingga pembangunan infrastrukturnya dapat cepat terlaksana.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya