Berita

Pengeras suara Korea Selatan yang diarahkan ke Perbatasan Korea Utara/Net

Global

Korsel Lanjutkan Siaran Propaganda di Perbatasan Korut

JUMAT, 19 JULI 2024 | 11:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi pembalasan terhadap balon sampah Korea Utara kembali dimulai. Pada Kamis (19/7), Korea Selatan resmi melanjutkan siaran anti-Pyongyang di seluruh perbatasan.

Menurut laporan Kepala Staf Gabungan Korea Selatan siaran propaganda dilakukan selama berjam-jam, tetapi tidak mengungkap konten apa yang disiarkan.

"Siaran melalui pengeras suara dimulai dari Kamis malam (18/7) hingga Jumat pagi (19/7) di area tempat Korea Utara menerbangkan balon-balon tersebut," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Irish Examiner.


Siaran sebelumnya pada tanggal 9 Juni dilaporkan berisi lagu-lagu K-pop, prakiraan cuaca, dan berita tentang Samsung, perusahaan terbesar Korea Selatan.

Siaran propaganda dari Korea Selatan ini dapat memicu respons kemarahan dari Korea Utara yang sangat sensitif terhadap siapapun di luar negeri, dan berupaya untuk melemahkan cara kerja politiknya.

Menurut pejabat Seoul, pada 2015 Korea Selatan sempat memulai kembali siaran propaganda setelah 11 tahun dihentikan.

Tindakan itu memicu serangan balasan dari Korea Utara, di mana mereka menembakkan peluru artileri ke arah Korea Selatan dan aksi saling balas terjadi.

Kembalinya siaran propaganda dilakukan sebagai tanggapan terhadap lebih dari 2.000 balon sampah yang diterbangkan Korea Utara ke Selatan sejak akhir Mei lalu.

Dikatakan bahwa balon-balon tersebut merupakan balasan terhadap para aktivis Korea Selatan yang mengirimkan balon-balon propaganda anti-Pyongyang ke Korea Utara.

Adik penguasa Korea Utara, Kim Yo Jong memperingatkan bahwa Korea Selatan harus siap membayar harga mahal untuk upaya propagandanya.

Pernyataannya menimbulkan kekhawatiran yang lebih tinggi terhadap eskalasi fisik dibandingkan peluncuran balon.
 
Militer Korea Selatan pada hari Rabu (17/7) mengatakan bahwa mereka siap menghadapi provokasi apa pun dari Korea Utara. Mereka juga telah menembaki balon-balon Korea Selatan yang masuk melintasi perbatasan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya